Selasa, 01 April 2025

OM

(https://id.pinterest.com/pin/14355292556352683/)


OM adalah AWAL, PERTENGAHAN dan AKHIR.  Om juga adalah Hyang Tak Bermula dan Tak Berakhir. Om adalah Segala Sesuatu yang Terucapkan dan juga Tak Terucapkan. Om adalah Segala Rupa, Segala Bentuk, dan Segala Nama - di saat yang sama Om juga adalah Hyang Abstrak, Tak Bernama, Tak Berbentuk, Tak Berupa.

Om adalh Gusti, Bapa Ilahi.

Om adalah Bunda Ilahi, Hyang Pemelihara Agung. Om adalah Pasangan, Teman, Kerabat, Saudara, Segala Sesuatu dan Setiap Hal.

Om adalah Bumi, Langit, dan Ranah di atas Langit. Om adalah Partikel Terkecil, tapi Om juga Melingkupi Segala Sesuatu.

Om adalah Kelahiran, Om adalah Kematian, Om adalah Kehidupan itu sendiri.

Om adalah Eter sebagai Substansi Ruang, Hyang Kala. Om adalah Semua Dimensi diketahui dan tidak diketahui, dan juga Melampaui Dimensi.

MENYANYIKAN OM, MENGIDENTIFIKASIKAN DIRI DENGAN DENGAN OM menuntun kita pada Kesadaran-Diri. Om adalah pusat dari segala mandala, semua model alam semesta, semua model keberadaan, semua model spiritual dan material.

Om adalah lingkaran luar material dari semua mandala spiritual, Ia juga inti spiritual dari semua mandala material. Om adalah Faktor Pengikat yang mengikat kita semua bersama, yang menyangga seluruh ciptaan.

Disaat yang sama, Ia jugalah Hyang Menghancurkan.

Tiada penghancur yang melebihi Om. Sesungguhnya, Om adalah Tindakan Penghancuran itu sendiri.

Untuk mengetahui Misteri dari Om adalah untuk menyatu, untuk menjadi satu dengan Om. Dan, menjadi Satu dengan Om adalah akhir dari segala dualitas. Lalu, yang tersisa hanyalah Om, Om, Om

Ada sebuah lagu indah yang ditulis oleh oleh seorang anggota tidak dikenal dari Kelompok Spiritual Sindhi bernama “Om Mandali” - cikal-bakal Brahma Kumaris yang mendunia saat ini.

Ini adalah lagu yang sangat lama.


meri rasana se Prabu Tera nama nikale

hara ghari hara vale Om Om nikale…

“Biarlah rasana-ku - mulutku, indra pencecapku - mengembangkan selera menyanyikan nama-Mu, O Gusti. Biarlah ia menyanyikan Om, Om sepanjang waktu…”


mana mandira me jota jalau(n) gi

Prabhu Tera mai(n) sada guna gau(n) gi

“Aku akan menerangi Kuil hatiku dengan lampu kesadaran; Aku akan senantiasa menyanyikan kemuliaan-Mu, O Gusti, O Bunda Ilahi…”


mere roma-roma vicu Tera nama nikale

hara ghari hara vele Om Om nikale…

“Setiap sel, setiap partikel dari diriku menyanyikan kemuliaan nama-Mu, O Gusti, O Bunda Ilahi. Aku menyanyikan Om Om sepanjang waktu…”


mere avaguna citta se bhula dena

meri naiya kinare laga dena…

“O Gusti, O Bunda Ilahi, jangan pernah Engkau melihat kesalahan-kesalahanku, kelemahan-kelemahan ku - berwelas-asihlah, kasihanilah aku, seberangkanlah aku dari samudra samsara, dari kelahiran dan kematian berulang-ulang…”


teri yada vicu subah aur sam nikale…

hara ghari hara vele Om Om nikale..

“Biarlah setiap siang dan setiap malamku berlalu dengan kenangan indah dan ilahi akan Engkau, O Gusti, O Bunda Ilahi. Biarkan aku menyanyikan Om sepanjang waktu…”


teri mahima ka sada mai(n) guna-gana karu(n)

tere vacano(n) ka nita mai (n) dhyana dharu(n)...

“Biarlah aku mengingat Sifat Ilahi-Mu, O Gusti, O Bunda Ilahi… biarlah aku selalu mengingat Sabda Suci-Mu, O Gusti, O Bunda Ilahi…”


teri yada vicu jivana tamam nikale…

hara ghari hara vele Om Om nikale…

“Biarlah seluruh hidupku dihabiskan dalam kenangan ilahi tentang diri-Mu, O Gusti, O Bunda Ilahi… Biarlah aku menyanyikan Om Om sepanjang waktu…”


hara ghari hara vele Om Om nikale…

“Biarlah tubuhku, mind-ku, intelekku, bahkan Jiwa ini senantiasa menyanyikan Om, Om, Om, Om…”


Om adalah Sang Penawan Terhebat - tertawanlah oleh Om, dan Anda akan memperoleh segala sesuatu. Anda akan memperoleh kembali “diri Anda yang hilang”, identitas Anda yang terlupakan. Nyanyikan O Kawan, Nyanyikan O Saudara, Saudariku - nyanyikan Om, Om, Om, Om…”



https://www.youtube.com/watch?v=2hNMn_S7AlQ&list=PLGpVbid2qHE4EPyybX-FZE8cpdiMxvsy_&index=3
Meri Rasna Me Prabhu Tera Naam Nikale Har Ghadi Har Pal Ram Ram Nikale

(Dalam video ini ada perubahan lirik, intinya dari video ini kita belajar  pengucapan kata-kata sanskrit)





Apa yang disampaikan disini hanyalah setetes kesadaran dari Samudera Berkah Kesadaran Agung. Untuk menelusuri samudera berkah lebih jauh silahkan baca buku cetaknya.



Berkah Shakti Om,

Selasa Pon, 01 April 2025



Sumber:  

Dvipantara Yoga Sastra - Ancient Indonesian Science of Yoga for Modern Time. 

Ilmu Yoga Kuna Nusantara untuk Masa Kini.

Vrati-Sasana .  Tattva Sang Hyang Mahajnana

Karya Anand Krishna

Diterbitkan oleh Center for Vedic & Dharmic Studies Indonesia, 2015


Selasa, 18 Februari 2025

Perasaan yang Kuat dan Mendalam

  (Sumber: https://id.pinterest.com/pin/1266706140342724/)


Tiba-tiba aku terjaga dipagi hari, sekitar pukul 2 atau 3 dini hari, aku merasa ketakutan. Reaksi pertama dari tubuhku ia makin mendekap erat bantal  dan makin menenggelamkan tubuh ke kasur seolah ingin mengusir rasa takut yang tiba-tiba muncul. Pikiran sadaarku menolak rasa itu dan berusaha menghindarinya dan aku terlelap lagi. Hari berikutnya aku tidak terlalu memperhatikannya. Ketika malam tiba aku terjaga lagi dalam rasa takut yang aneh dgn reaksi tubuhku masih sama, tapi pikiran sadarku bereaksi lain untuk menghilangkan rasa itu aku berdoa dan aku kemudian terlelap.

Hari berikutnya aku baru mulai merenungkan apa sesungguhnya yang terjadi? Dari manakah rasa takut itu datang? Mungkinkah rasa takut datang tanpa sebab apapun? Aku mulai menyelam ke dalamnya, ketika seseorang berbuat suatu kesalahan, misalnya seorang anak dimarahi oleh orang tuanya karena ia di ketahui sering ngutang di kantin sekolah, atau bekal yang sebagian untuk ditabung tapi ia memilih untuk membeli kartu kwartet. Kemarahan dari orang tua akan tersimpan di dalam dirinya. Ini baru satu kesalahan. 

Dalam kehidupan selanjutnya seiring bertambahnya usia anak ini membuat banyak kesalahan, mungkin ia berbuat kebaikan tapi masih kalah dengan kekeliruan yang ia perbuat, dan reaksi yang tersimpan di dalam dirinya makin banyak dan beragam, ada ketakutan, kemarahan, kekesalan, kebosanan, kebencian, iri hati, dendam, dan masih banyak yang lain. Dari sedemikian banyak akumulasi yang tersimpan tingkahnya jadi makin aneh, tubuhnya satu tapi ia dapat berperilaku sebagai dua orang yang berbeda dan bahkan lebih.

Jika suatu saat ketika ia berumur empatpuluhan tahun dan tiba-tiba terbangun dalam keadaan ketakutan maka ia harus melihat kedalam gudang penyimpanan di dalam dirinya kira-kira mana yang menyebabkan itu terjadi. Ia harus mulai jalan-jalan ke dalam dirinya untuk menemukan asalnya. Kecuali jika ia menemukan asalnya, ketakutan akan menjadi sarana untuk melangkah lebih jauh dalam pemekaran dirinya kalau tidak ia akan terus dihantui oleh ketakutan.

Lebih jauh, setiap perasaan yang datang kepadamu dalam waktu khusus tertentu  ia akan menjadi petunjuk dalam pemecahan masalah yang hadir dalam saat itu. Perasaan bagaikan sebuah buku informasi yang menyediakan berbagai macam informasi tapi ini terbatas pada perasaan-perasaan yang tersimpan di dalam diri kita, kalau mau informasi yang lebih luas, informasi seluruh umat manusia, ya tinggal hubungkan diri dengan jaringa rasa seluruh umat manusia atau bahkan informasi alam semesta, rasajati, rasa terdalam dari alam semesta.

Tulisan ini ku buat tanggal 11 Januari 2005 dan entah karena apa, aku menghapusnya dan tetap sebagai draf dan sekarang baru ku posting. Ternyata rasa ketakutan yang kuat itu adalah pesan buatku yang nanti akan mengguncang pikiran, perasaan dan mempengaruhi kehidupanku. 

Perasaan yang kuat itu merupakan by-product, hasil sampingan dari informasi yang akan diterima. Perasaan yang kuat itu bisa berupa apa saja, bisa ketakutan, kawatir, sedih, senang, bahagia dan sebagainya. Jika itu datang maka sekarang kita tahu, ia membawa pesan tertentu untukku. Kita bisa teliti pesan ini untuk siapa, untukku secara pribadi, orang lain, masyarakat, atau bahkan bangsa tertentu.

Perasaan yang kuat dan mendalam yang datang padaku kali ini berisikan beberapa informasi. Pertama, untukku secara pribdi, Kedua untuk orang lain, tujuh hari kemuadian anak saya mengalami kecelakaan dan mengalami patah tulang kaki. Dan 26 hari kemudian (dari artikel ini dibuat), tanggal 6 Pebruari Guruku Hyang Terkasih, Guruji Anand Krishna memasuki alam Maha Samadhi. Ketiga, untuk masyarakat secara luas, umat manusia, secara umum kita akan memasuki masa Tamasik, masa kegelapan yang panjang. Kegelapan yang akan menenggelamkan batin manusia. Pikiran dan perasaan kita tenggelam dalam buaian ilusi. 

Tips untuk masa-masa kegelapan ini, Para Luhur memberikan nasehat, dengan kesungguhan dan ketulusan, "Masuklah kedalam Diri", temukan dirimu yang sebenarnya, yang sejati, temukan pelita hati di dalam dirimu. Pelita itu yang akan menerangi jejak langkahmu kemudian.



Berkah Shakti Om,

Selasa Umanis, 18 Pebruari 2005

Minggu, 16 Februari 2025

TEKNIK KEDUA PULUH DUA


Sumber: Pinterest

MENUJU KESEJATIAN DI DALAM DIRI YANG TAK TERSENTUH….

 

22. (LET ATTENTION BE AT A PLACE WHERE YOU ARE SEEING SOME PAST HAPPENING, AND EVEN YOUR FORM, HAVING LOST ITS PRESENT CHARACTERISTICS, IS TRANSFORMED)

BIARKAN PERHATIAN TERTUJU PADA SUATU TEMPAT DI MANA ENGKAU MELIHAT KEJADIAN MASA LALU, DAN BAHKAN WUJUDMU, SETELAH KEHILANGAN KARAKTERISTIKNYA SAAT INI, TERJADILAH TRASFORMASI.

 

Engkau sedang mengingat masa lalumu – kejadian manapun. Masa kecilmu, hubungan cintamu, kematian ayah atau ibumu ... apa pun. Lihatlah itu, tapi jangan terlibat di dalamnya. Ingatlah itu seolah-olah engkau sedang mengingat kehidupan orang lain. Dan ketika kejadian ini sedang difilmkan lagi, di layar lagi, jadilah penuh perhatian, sadar, menjadi saksi, tetaplah menjauh. Sosokmu yang lampau akan berada di dalam film, dalam cerita.

Jika engkau mengingat hubungan cintamu, cinta pertamamu, engkau akan berada di sana dengan kekasihmu; sosokmu yang lampau akan berada di sana dengan kekasihmu. Engkau tidak dapat mengingat sebaliknya. Lepaskanlah dari sosokmu yang lampau. Lihatlah seluruh fenomena seperti jika orang lain yang sedang mencintai orang lain, seolah-olah semuanya bukan milikmu. Engkau hanya saksi, seorang pengamat.

Ini adalah teknik yang sangat, sangat mendasar. Ini telah banyak digunakan, terutama oleh Buddha. Ada banyak bentuk teknik ini; engkau dapat menemukan caramu sendiri untuk melakukannya. Misalnya, ketika engkau hampir tertidur di malam hari, hampir siap untuk jatuh ke dalam tidur, putarlah kembali memorimu sepanjang hari. Jangan mulai dari pagi hari. Mulailah tepat dari tempat engkau berada, hanya di tempat tidur – benda terakhir - dan mundurlah. Kemudian mundur lagi, langkah demi langkah, sampai ke pengalaman pertama di pagi hari ketika engkau pertama kali terjaga. Kembalilah, dan ingatlah terus bahwa engkau tidak terlibat.

Misalnya, pada sore harinya seseorang menghinamu. Lihatlah dirimu sendiri, sosokmu sendiri, dihina oleh seseorang, tetapi engkau tetap hanya sebagai pengamat. Jangan terlibat; jangan marah lagi. Jika engkau marah lagi, maka engkau teridentifikasi. Maka engkau telah melewatkan tujuan meditasi ini. Janganlah marah. Dia tidak menghinamu, ia menghina sosokmu yang di sore hari. Sosok yang telah pergi sekarang.

Engkau hanyalah seperti suatu sungai yang mengalir: bentuk yang sedang mengalir. Di masa kecilmu, engkau memiliki satu bentuk, dan sekarang engkau tidak memiliki bentuk itu lagi; bentuk itu telah pergi. Seperti sungai, engkau berubah terus menerus. Jadi ketika di malam hari engkau bermeditasi mundur tentang kejadian seharian, ingatlah bahwa engkau saksi – janganlah menjadi marah. Seseorang memuji engkau – janganlah menjadi gembira.

Lihatlah keseluruhannya seperti jika engkau menonton suatu film biasa saja, tanpa peduli. Dan mundur itu sangat membantu, terutama untuk mereka yang memiliki masalah dengan tidur.

Jika engkau memiliki masalah dengan tidur, insomnia, tidak tidur, jika engkau merasa sulit untuk tidur, ini akan sangat membantu. Mengapa? Karena ini adalah mengistirahatkan pikiran. Ketika engkau berpikir mundur engkau menguraikan pikiran. Di pagi hari engkau mulai memutar pikiran, dan pikiran menjadi kusut di banyak hal, di banyak tempat. Belum selesai dan tak lengkap, banyak hal akan tertinggal di pikiran, dan tak ada waktu untuk menyelesaikan mereka di saat mereka terjadi.

Jadi di malam hari kembalilah (berpikir mundur). Ini adalah proses penguraian. Dan ketika engkau sampai ke pagi harinya saat engkau terbaring di tempat tidur, hal pertama di pagi hari, engkau akan kembali memiliki pikiran yang segar, sesegar yang engkau miliki di pagi hari. Dan kemudian engkau bisa tertidur seperti anak kecil.

Engkau dapat menggunakan teknik berpikir mundur ini untuk seluruh hidupmu juga. Mahavira sangat sering menggunakan teknik ini. Dan sekarang ada gerakan di Amerika yang disebut Dianetics. Mereka menggunakan metode ini dan mendapatinya sangat, sangat berguna. Gerakan ini, Dianetics, mengatakan bahwa semua penyakitmu hanyalah mabuk dari masa lalu. Dan mereka benar. Jika engkau bisa mundur dan menguraikan seluruh hidupmu, dengan penguraian itu banyak penyakit akan hilang sepenuhnya. Dan ini telah dibuktikan oleh begitu banyak kejadian yang berhasil; ada begitu banyak kasus yang berhasil sekarang.

Begitu banyak orang menderita penyakit tertentu, dan tidak ada yang membantu baik secara fisiologis, maupun medis; penyakit ini terus berlanjut. Penyakitnya tampaknya psikologis. Apa yang harus dilakukan dengannya? Mengatakan kepada seseorang bahwa penyakitnya itu adalah psikologis tidak akan membantu. Sebaliknya, mungkin malah berbahaya, karena tidak ada orang yang merasa nyaman ketika engkau memberitahunya bahwa penyakitnya adalah psikologis. Apa yang bisa dia lakukan? Dia merasa tak berdaya.

Pikiran mundur adalah metode ajaib. Jika engkau kembali perlahan-lahan – perlahan-lahan mengurai pikiran sampai saat pertama kali ketika penyakit ini terjadi - jika pelan-pelan engkau kembali ke saat engkau pertama kalinya diserang oleh penyakit ini, jika engkau dapat mengurai sampai saat itu, engkau akan tahu bahwa penyakit ini pada dasarnya adalah sekelompok hal-hal tertentu lainnya, hal-hal psikologis tertentu. Dengan berpikir mundur hal-hal itu akan muncul ke permukaan.

Jika engkau melewati saat itu ketika penyakit pertama kali menyerangmu, tiba-tiba engkau akan menjadi sadar apa faktor psikologis yang berkontribusi untuk itu. Dan engkau tidak melakukan apa-apa, engkau hanya menyadari faktor-faktor psikologis ini dan berpikir mundur. Banyak penyakit menghilang begitu saja darimu karena kelompok hal psikologis itu rusak. Bila engkau telah menjadi sadar tentang itu, maka dia tidak diperlukan lagi, engkau dibersihkan darinya, dihapuskan.

Ini adalah katarsis (memurnikan emosi) mendalam. Dan jika engkau dapat melakukannya setiap hari, engkau akan merasakan kesehatan yang baru, kesegaran baru datang padamu. Dan jika kita bisa mengajarkan anak-anak untuk melakukannya setiap hari, mereka tidak akan pernah terbebani oleh masa lalu mereka. Mereka tidak pernah perlu pergi ke masa lalu, mereka akan selalu di sini dan sekarang. Tidak akan ada yang menggantung; tidak akan ada yang membayangi mereka dari masa lalu.

Engkau dapat melakukannya setiap hari. Ini akan memberimu wawasan baru untuk berpikir mundur melalui sepanjang hari. Pikiran ingin memulai dari pagi hari, tapi ingatlah, dengan itu malah tidak ada penguraian. Sebaliknya, seluruh hal ini akan ditekankan kembali. Jika engkau mulai dari pagi hari, engkau melakukan hal yang sangat salah.

Ada banyak yang disebut “guru” di India yang menyarankan untuk melakukannya – untuk merenungkan kejadian sepanjang hari - dan mereka selalu mengatakan untuk melakukannya lagi dari pagi. Itu salah dan berbahaya, karena engkau menekankan kembali semuanya dan perangkap itu akan diperdalam. Jangan pernah memulai dari pagi sampai malam hari, selalu mundur. Hanya begitulah maka engkau dapat membersihkan semuanya, menyingkirkan semuanya. Pikiran ingin memulai dari pagi hari karena mudah:  pikiran tahu itu dan tidak ada masalah. Jika engkau mulai berpikir mundur, tiba-tiba engkau akan merasa engkau telah melompat ke pagi hari dan engkau sudah mulai berpikir maju lagi. Jangan lakukan itu – sadarilah, dan mundur.

Engkau dapat melatih pikiranmu untuk mundur melalui hal-hal lain juga. Mundurlah dari 100 - 99, 98, 97 ... mundur. Mulai dari seratus sampai satu, mundur. Engkau akan merasa kesulitan karena pikiran memiliki kebiasaan untuk bergerak dari 1 ke 100, tidak pernah dari 100 ke 1.

Dengan cara yang sama engkau harus pergi mundur dengan teknik ini. Apa yang akan terjadi? Mundurlah, uraikan pikiran, engkau adalah saksi. Engkau melihat hal-hal yang terjadi padamu, tapi sekarang mereka tidak sedang terjadi padamu. Sekarang engkau hanya pengamat dan mereka sedang terjadi di layar pikiran.

Saat melakukan ini setiap hari, tiba-tiba suatu hari engkau akan menyadari pada siang hari, saat bekerja di pasar, di kantor atau di mana saja, bahwa engkau dapat menjadi saksi atas peristiwa yang terjadi sekarang. Jika engkau dapat menjadi saksi nantinya, dan melihat kembali seseorang yang telah menghinamu tanpa menjadi marah tentang hal itu, mengapa tidak sekarang, apa yang saat ini terjadi?

Seseorang menghinamu: apa susahnya? Engkau dapat menarik dirimu ke samping saat ini juga dan engkau dapat melihat bahwa seseorang sedang menghinamu, dan engkau berbeda dari tubuhmu, dari pikiranmu, dari apapun yang sedang dihina. Engkau dapat menyaksikannya. Jika engkau dapat menjadi saksi untuk ini, engkau tidak akan menjadi marah; karena itu tidak mungkin. Kemarahan hanya mungkin bila engkau teridentifikasi. Jika engkau tidak teridentifikasi, kemarahan adalah mustahil - marah berarti identifikasi.

Teknik ini mengatakan, lihatlah pada kejadian manapun di masa lalu - wujudmu akan berada di sana. Sutra mengatakan wujudmu, bukan engkau. Engkau tidak pernah ada disana. Selalu wujudmu yang terlibat; engkau tidak pernah terlibat. Ketika engkau menghinaku, engkau tidak menghina Aku. Engkau tidak bisa menghina Aku, engkau hanya dapat menghina wujudnya. Wujud, yang kumiliki di sini dan sekarang untukmu. Engkau dapat menghina wujud itu dan aku dapat melepaskan diri dari wujudnya. Itulah sebabnya orang Hindu selalu bersikeras untuk terlepas dari nama dan wujud. Engkau bukanlah nama atau wujudmu. Engkau adalah kesadaran yang tahu wujud dan nama, dan kesadaran itu berbeda, sama sekali berbeda.

Tetapi ini sulit. Jadi mulailah dengan masa lalu, maka itu menjadi mudah, karena kini, hal masa lalu tidaklah mendesak. Seseorang menghinamu dua puluh tahun yang lalu, jadi tidak ada yang mendesak di dalamnya. Pria itu mungkin telah meninggal dan semuanya selesai.

Ini hanya urusan yang sudah berakhir, selesai di masa lalu; mudah untuk menyadarinya. Tapi begitu engkau bisa menyadarinya, tidak ada kesulitan dalam melakukan hal yang sama dengan apa yang terjadi di sini dan sekarang.

Tetapi untuk memulai dari sini dan sekarang itu sulit. Masalahnya adalah begitu mendesak dan begitu dekat sehingga tidak ada ruang untuk bergerak. Sulit untuk menciptakan ruang dan menjauh dari kejadian tersebut. Itulah sebabnya sutra mengatakan untuk memulai dengan masa lalu: melihat wujudmu sendiri, melepaskan, berdiri menjauh dan berbeda, dan berubah melaluinya.

Engkau akan berubah melaluinya karena itu adalah pembersihan yang dalam, sebuah penguraian. Kemudian engkau bisa tahu bahwa tubuhmu, pikiranmu, keberadaanmu dalam waktu bukanlah kenyataan dasar milikmu. Kenyataan yang kukuh itu berbeda. Peristiwa datang dan pergi melewatinya tanpa menyentuhnya sedikit pun. Engkau tetap tidak bersalah, utuh; engkau tetap perawan. Semua kejadian berlalu, seluruh kehidupan berlalu: baik dan buruk, keberhasilan dan kegagalan, pujian dan celaan - semuanya berlalu. Penyakit dan kesehatan, masa muda dan usia tua, kelahiran dan kematian – semuanya berlalu, dan engkau tak tersentuh olehnya.

Tetapi bagaimana untuk mengetahui kenyataan yang utuh ini dalam dirimu? Itulah tujuan dari teknik ini. Mulailah dari masa lalu. Ada jarak ketika engkau melihat masa lalumu; cara pandang itu menjadi mungkin. Atau lihatlah masa depan. Tapi untuk melihat masa depan itu sulit. Hanya bagi sedikit orang saja mengamati masa depan itu tidak sulit – bagi penyair, bagi orang-orang dengan imajinasi yang dapat melihat ke masa depan seolah-olah mereka sedang melihat realitas. Tapi biasanya masa lalu adalah baik untuk digunakan; engkau dapat melihat ke masa lalu. Untuk orang yang masih muda mungkin itu baik untuk melihat ke masa depan. Hal ini lebih mudah bagi mereka untuk melihat ke masa depan karena masa muda adalah berorientasi masa depan.

Untuk orang-orang tua tidak ada masa depan kecuali kematian. Mereka tidak bisa melihat ke masa depan; mereka takut. Itulah mengapa orang tua selalu mulai berpikir tentang masa lalu. Mereka selalu pergi lagi dan lagi ke kenangan mereka, tapi mereka melakukan kesalahan yang sama. Mereka mulai dari masa lalu menuju keadaan mereka sekarang – itu salah, mereka harus berpikir mundur.

Jika mereka bisa pergi mundur berkali-kali, perlahan-lahan mereka akan merasa bahwa seluruh masa lalu mereka hanyut dari mereka. Dan kemudian seseorang bisa mati tanpa masa lalu melekat padanya. Jika engkau bisa mati tanpa masa lalu melekat padamu, engkau akan mati secara sadar; engkau akan mati dengan sadar sepenuhnya. Maka kematian bukanlah kematian untukmu. Sebaliknya, kematianmu akan menjadi pertemuan dengan kekekalan.

Bersihkanlah seluruh kesadaran kedalam masa lalu, dan kesadaranmu akan berubah melaluinya. Cobalah ini. Metode ini tidak terlalu sulit, hanya usaha yang terus menerus diperlukan; tidak ada kesulitan dalam metode ini. Hal ini sederhana, dan engkau dapat mulai dengan harimu. Malam ini di atas tempat tidurmu berpikirlah mundur, dan engkau akan merasa sangat indah, engkau akan merasa sangat bahagia. Dan kemudian keseluruh hari akan berlalu. Tapi jangan terburu-buru, lewatilah itu dengan lambat sehingga tidak ada yang terlewatkan. Rasanya sangat aneh, karena banyak hal akan muncul di depan matamu. Banyak hal yang benar-benar luput saat melewati hari karena engkau terlalu banyak terlibat. Tapi pikiran terus mengumpulkan bahkan ketika engkau tidak menyadarinya.

Engkau sedang melewati jalan. Seseorang bernyanyi, tapi engkau mungkin tidak meperhatikannya. Engkau mungkin bahkan tidak menyadari bahwa engkau telah mendengar suaranya, begitu lewat di jalan. Tapi pikiran telah mendengar dan merekamnya. Kini ia akan melekat; akan menjadi beban yang tidak perlu bagimu. Jadi kembalilah, tapi lakukanlah dengan sangat lambat, seolah-olah sebuah film sedang ditampilkan kepadamu dalam gerakan sangat lambat. Kembalilah dan lihatlah detilnya, dan kemudian satu harimu akan terlihat sangat, sangat lama. Ini sesungguhnya karena untuk pikiran telah ada begitu banyak informasi, dan pikiran telah mencatat segalanya. Sekarang kembalilah.

Perlahan-lahan engkau akan menjadi mampu untuk mengetahui segala sesuatu yang telah direkam. Dan sekali engkau bisa kembali, itu adalah seperti tape recorder: itu akan dihapus. Pada saat engkau akan mencapai pagi harinya, engkau akan tertidur, dan kualitas tidurmu akan berbeda - itu akan menjadi meditatif. Kemudian lagi, di pagi hari ketika engkau merasa bahwa engkau telah terbangun, jangan buka matamu segera. Berpikirlah mundur ke malam sebelumnya.

Ini akan sulit pada awalnya. Engkau mungkin maju selangkah. Beberapa bagian, beberapa fragmen dari mimpi yang engkau mimpikan sebelum tidur berakhir mungkin datang ke pikiranmu. Tetapi perlahan-lahan, dengan upaya bertahap, engkau akan dapat menembus lebih dalam dan terus dan seterusnya, dan setelah masa tiga bulan engkau akan mampu bergerak mundur ke titik ketika engkau tertidur. Dan jika engkau bisa berpikir mundur jauh di dalam tidurmu, kualitas tidur dan bangun akan berubah sepenuhnya, karena engkau tidak bisa bermimpi; bermimpi akan menjadi sia-sia. Jika engkau bisa berpikir mundur di siang dan di malam hari, bermimpi tidak diperlukan.

Sekarang psikolog mengatakan bahwa mimpi adalah sebenarnya suatu penguraian (pikiran). Jika engkau sendiri telah melakukannya, maka tidak perlu lagi. Semua hal yang telah tergantung di pikiran, semua hal yang tetap tidak terpenuhi, tidak lengkap, berusaha untuk menyelesaikannya sendiri dalam mimpi.

Engkau lewat dan engkau telah melihat sesuatu - sebuah rumah yang indah - dan sebuah keinginan halus muncul di dalam dirimu untuk memilikinya. Tapi engkau akan pergi ke kantor dan tidak ada waktu untuk melamun, sehingga engkau hanya lewat. Engkau bahkan tidak menyadari bahwa pikiran telah menciptakan keinginan untuk memiliki rumah ini. Tapi sekarang keinginan itu tergantung di sana, ditangguhkan, dan jika itu tidak dapat dihapus akan sulit untuk tidur.

Kesulitan tidur pada dasarnya hanya satu hal, bahwa harimu masih menggantung di atasmu dan engkau tidak dapat dibebaskan darinya. Engkau melekat padanya. Kemudian di malam hari engkau akan bermimpi bahwa engkau menjadi pemilik rumah ini – sekarang engkau tinggal di rumah ini. Saat mimpi ini datang, pikiranmu menjadi lega.

Jadi biasanya orang berpikir bahwa mimpi adalah gangguan tidur - itu benar-benar salah. Mimpi tidak menganggu tidurmu. Mereka tidak mengganggu tidurmu, mereka benar-benar membantu; tanpa mereka engkau tidak bisa tidur sama sekali. Seperti engkau tidak dapat tidur tanpa mimpi, karena mimpimu membantu menyelesaikan hal-hal yang tidak lengkap.

Dan ada hal-hal yang tidak dapat diselesaikan. Pikiranmu terus menginginkan keinginan yang mustahil, dan mereka tidak dapat diselesaikan dalam kenyataannya, jadi apa yang harus dilakukan? Keinginan-keinginan yang tidak lengkap ini masuk ke dalam dirimu, dan mereka membuatmu berharap, mereka membuatmu berpikir. Jadi apa yang harus dilakukan? Engkau telah melihat seorang wanita cantik dan engkau tertarik padanya. Sekarang keinginan telah muncul untuk memilikinya. Ini mungkin tidak bisa, wanita itu mungkin bahkan tidak melihatmu. Jadi apa yang harus dilakukan? Mimpi akan membantumu.

Dalam mimpi engkau dapat memiliki wanita itu, dan kemudian pikiran menjadi lega. Sejauh menyangkut pikiran, tidak ada perbedaan antara mimpi dan kenyataan. Apa bedanya? Mencintai wanita dalam kenyataan dan mencintai seorang wanita dalam mimpi, apa perbedaannya bagi pikiran? Tidak ada bedanya. Atau ini mungkin perbedaannya, bahwa fenomena mimpi mungkin lebih indah, karena kemudian wanita itu tidak akan mengganggumu. Ini adalah impianmu dan engkau dapat melakukan apa saja, dan wanita itu tidak akan membuat masalah bagimu. Orang lain tidak ada sama sekali, engkau sendirian. Tidak ada penghalang, sehingga engkau dapat melakukan apapun yang engkau suka.

Tidak ada perbedaan bagi pikiran; pikiran tidak bisa membedakan antara apa yang mimpi dan apa yang kenyataan. Misalnya, jika engkau bisa dibuat jatuh koma selama satu tahun penuh, dan engkau terus menerus mimpi, selama satu tahun engkau tidak akan dapat merasakan dengan cara apapun, bahwa segala yang engkau lihat adalah mimpi. Itu menjadi nyata, dan mimpi akan terus berlanjut selama satu tahun.

Psikolog mengatakan bahwa jika engkau dapat menempatkan manusia dalam keadaan koma selama seratus tahun ia akan bermimpi untuk seratus tahun, tanpa untuk satu saatpun curiga bahwa apapun yang dia lakukan hanyalah satu mimpi. Dan jika ia mati ia tidak akan pernah tahu bahwa hidupnya hanya mimpi, bahwa itu tidak pernah nyata. Untuk pikiran tidak ada perbedaan: kenyataan dan mimpi keduanya sama. Jadi pikiran dapat menguraikan dirinya sendiri dalam mimpi.

Jika engkau melakukan teknik ini, maka tidak akan ada kebutuhan untuk mimpi. Kualitas tidurmu akan berubah total, karena tanpa mimpi engkau masuk ke bagian paling bawah dari keberadaanmu, dan tanpa mimpi engkau akan menjadi sadar dalam tidurmu.

Itulah yang Krishna katakan dalam Gita, bahwa sementara semua orang tertidur lelap, yogi tidak tidur, yogi terjaga. Itu tidak berarti bahwa yogi tidak tidur - dia juga tidur, tapi kualitas tidurnya berbeda. Tidurmu adalah seperti ketidak-sadaran diri yang dibius. Tidur yogi adalah relaksasi mendalam tanpa ketidaksadaran. Seluruh tubuhnya santai; setiap serat dan sel dari seluruh tubuhnya santai, dengan tidak ada ketegangan yang tersisa. Tapi dia menyadari seluruh fenomena ini.

Cobalah teknik ini. Mulai dari malam ini, cobalah, dan kemudian lakukanlah juga di pagi harinya. Dan ketika engkau merasa bahwa engkau selaras dengan teknik ini, bahwa engkau dapat menguasainya, setelah satu minggu cobalah untuk seluruh masa lalumu. Ambillah satu hari libur. Pergilah ke tempat terpencil. Akan lebih baik jika engkau berpuasa - berpuasa dan diam. Baringkan tubuhmu di pantai yang sepi atau di bawah pohon, dan bergeraklah ke masa lalu dari titik ini: Engkau berbaring di pantai merasakan pasir dan matahari, dan sekarang bergeraklah mundur. Teruslah menembus, penetrasi, penetrasi, dan mencari tahu hal terakhir yang bisa engkau ingat.

Engkau akan terkejut. Biasanya engkau tidak bisa mengingat banyak, dan engkau tidak dapat melewati penghalang di usia empat atau lima tahun. Mereka yang memiliki memori yang sangat baik mungkin bisa kembali ke penghalang di usia tiga tahun, tapi kemudian tiba-tiba satu halangan datang dan semuanya menjadi gelap. Tetapi jika engkau mencoba dengan teknik ini, perlahan-lahan engkau akan mematahkan penghalang, dan dengan sangat mudahnya engkau bisa mengingat hari pertama saat engkau lahir. Dan itu adalah pencerahan.

Kembali lagi dengan matahari dan pantaimu, engkau akan menjadi orang yang berbeda. Jika engkau berusaha lebih, engkau dapat menembus ke dalam rahim. Dan engkau memiliki kenangan tentang rahim - sembilan bulan kenangan dengan ibumu. Periode sembilan bulan itu juga tercatat dalam pikiran. Ketika ibumu tertekan, engkau telah mencatat itu karena engkau merasa tertekan. Engkau begitu terhubungkan dengan ibumu, begitu menyatu, menjadi satu, jadi apapun yang terjadi dengan ibumu juga terjadi kepadamu. Ketika dia marah, engkau pun marah. Ketika dia bahagia, engkau juga bahagia. Ketika dia dipuji, engkau merasa dipuji. Ketika dia sakit, engkau merasakan sakit, penderitaan, semuanya.

Jika engkau dapat menembus ke dalam rahim, sekarang engkau berada di jalur yang benar. Dan kemudian, perlahan-lahan, engkau bisa menembus lebih dalam dan engkau ingat saat pertama ketika engkau memasuki rahim.

Hanya karena ingatan ini, Mahavira dan Buddha bisa mengatakan bahwa ada kehidupan masa lalu, kelahiran kembali. Kelahiran kembali sebenarnya bukan sebuah prinsip, itu hanya pengalaman psikologis yang mendalam. Dan jika engkau bisa mengingat saat pertama engkau memasuki rahim ibumu, maka engkau dapat menembus lebih dalam dan engkau bisa mengingat kematian di kehidupan masa lalumu. Begitu engkau menyentuh titik itu maka metode ini ada di tanganmu; maka engkau dapat bergerak dengan sangat mudah ke semua kehidupan masa lalumu.

Ini adalah satu pengalaman, dan hasilnya adalah luar biasa, karena engkau akan tahu bahwa engkau telah melalui begitu banyak kehidupan yang konyol, sama seperti hidupmu yang sekarang. Engkau telah melakukan hal konyol itu begitu seringnya, berulang kali. Polanya sama, bentuknya sama, hanya rinciannya berbeda. Engkau mencintai wanita lain, sekarang engkau mencintai wanita ini. Engkau mengumpulkan uang ... koin-koin itu sejenis, sekarang koinnya yang berbeda. Tetapi seluruh polanya sama; berulang-ulang.

Begitu engkau dapat melihat bahwa untuk begitu banyak kehidupan engkau telah menjalani omong kosong yang sama, betapa bodohnyanya seluruh lingkaran setan ini, tiba-tiba engkau terbangun dan semuanya menjadi mimpi. Engkau terlempar jauh darinya, dan sekarang engkau tidak ingin mengulangi hal yang sama di masa depan.

Keinginan berhenti, karena keinginan itu tak lain daripada masa lalu yang diproyeksikan ke masa depan. Keinginan itu tak lain daripada pengalaman masa lalumu yang mencari pengulangan lagi. Keinginan berarti hanya sebuah pengalaman lama yang engkau ingin ulangi lagi - tidak ada yang lain. Dan engkau tidak bisa meninggalkan keinginan kecuali engkau menjadi sadar akan seluruh fenomena ini. Bagaimana engkau bisa meninggalkannya? Masa lalu ada disana sebagai penghalang yang besar, penghalang seperti batu. Ia diatas kepalamu; ia mendorongmu ke masa depan. Keinginan diciptakan oleh masa lalu dan diproyeksikan ke masa depan. Jika engkau dapat mengetahui masa lalu sebagai satu mimpi, semua keinginan menjadi impoten. Mereka jatuh, mereka menjadi layu - dan masa depan menghilang. Dalam hilangnya masa lalu dan masa depan, engkau berubah, engkau tertransformasikan.

 

Berkah Shakti Om,

Minggu Wage, 16 Pebruari 2025

Sabtu, 18 Januari 2025

Membuka Tabir Nginang yang Membawa Berkah

 

(sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Menginang#/media/Berkas:Nenek_menginang.jpg)


Nginang

Budaya mengunyah sirih yang sering disebut dalam banyak bahasa daerah, antara lain, "nyirih", "bersugi", "bersisik", "menyepah", atau "nyusur", setidaknya hingga kini masih terlihat lazim dilakukan oleh generasi tua, baik laki-laki maupun perempuan, sejumlah daerah di Nusantara. Kata Nginang berasal dari Bahasa Jawa dalam suku kata pekinangan yang berarti wadah.

Manfaat Nginang…

Mengunyah sirih yang di gabung dengan ramuan lainnya seperti kapur, gambir, buah pinang, kemudian terakhir tembakau untuk ngemil - tembakau tetap dalam mulut dan ketika air liur muncul itu di keluarkan.

Masyarakat penginang beranggapan jika dengan mengunyah sirih maka akan terasa kesejukan hati dan dapat menahan rasa lapar dan haus. Selain itu, nginang dapat memberikan keharuman nafas dan dapat menenangkan perasaan serta dapat menyembuhkan penyakit.

Lebih jauh…

Konon katanya dengan Nginang dapat menjaga kelestarian alam dan keselarasan diri  kita dengan alam. Saat ngemil tembakau di mulut, muncul sensasi tertentu di dalam diri, bukan halusinasi tetapi  tetap dalam keadaan sadar, seolah terjadi sebuah koneksi dengan sesuatu yang lebih dalam dan memang tak seinten keadaan ketika kita memasuki alam meditasi.

Bagaimana itu dapat terjadi?

Ketika Nginang, pertama, perpaduan zat-zat yang terkandung dalam daun sirih, buah kinang, kapur dan gambir menutupi semua permukaan mulut, lidah dan pangkal tenggorokan. Kedua, saat ngemil tembakau, kadar nikotin disaring oleh lapisan yang terbentuk tadi dan dalam jumlah tertentu dapat mempengaruhi kelenjar pineal untuk aktif dan terjadi koneksi dengan ‘medan bersama’ yang menyatukan segala hal.

Berikutnya ketika terjadi koneksi dibarengi dengan afirmasi maka ‘medan bersama’ akan merespon sesuai dengan afirmasi yang diberikan. Apakah afirmasi itu untuk kelestarian alam, keselarasan dengan alam atau kebalikannya. INGAT: ngunduh wohing penggawe, apa yang kau tanam itu juga yang kau tuai.

Makna tersirat…

Budaya nginang mengingatkan kita untuk kembali ke dalam diri, ada harta rahasia yang luar biasa di dalam diri kita. Harta rahasia yang akan menghantarkan kita pada asal-mula sejati kita. Harta yang tidak akan pernah habis dan tidak akan tertinggal jika badan tertinggal di kemudian hari. Demikian kemuliaan para leluhur kita menyimpan kawruh - pengertian spiritual di dalam budaya nginang yang sederhana, alami dan mudah di dapat.

 

Berkah Shakti Om,

Sabtu Kajeng Kliwon, 18 Januari 2025


 Vija Kesawur - Benih-benih Kesadaran yang Bertebaran