Tampilkan postingan dengan label 112 Teknik Meditasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 112 Teknik Meditasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Februari 2025

TEKNIK KEDUA PULUH DUA


Sumber: Pinterest

MENUJU KESEJATIAN DI DALAM DIRI YANG TAK TERSENTUH….

 

22. (LET ATTENTION BE AT A PLACE WHERE YOU ARE SEEING SOME PAST HAPPENING, AND EVEN YOUR FORM, HAVING LOST ITS PRESENT CHARACTERISTICS, IS TRANSFORMED)

BIARKAN PERHATIAN TERTUJU PADA SUATU TEMPAT DI MANA ENGKAU MELIHAT KEJADIAN MASA LALU, DAN BAHKAN WUJUDMU, SETELAH KEHILANGAN KARAKTERISTIKNYA SAAT INI, TERJADILAH TRASFORMASI.

 

Engkau sedang mengingat masa lalumu – kejadian manapun. Masa kecilmu, hubungan cintamu, kematian ayah atau ibumu ... apa pun. Lihatlah itu, tapi jangan terlibat di dalamnya. Ingatlah itu seolah-olah engkau sedang mengingat kehidupan orang lain. Dan ketika kejadian ini sedang difilmkan lagi, di layar lagi, jadilah penuh perhatian, sadar, menjadi saksi, tetaplah menjauh. Sosokmu yang lampau akan berada di dalam film, dalam cerita.

Jika engkau mengingat hubungan cintamu, cinta pertamamu, engkau akan berada di sana dengan kekasihmu; sosokmu yang lampau akan berada di sana dengan kekasihmu. Engkau tidak dapat mengingat sebaliknya. Lepaskanlah dari sosokmu yang lampau. Lihatlah seluruh fenomena seperti jika orang lain yang sedang mencintai orang lain, seolah-olah semuanya bukan milikmu. Engkau hanya saksi, seorang pengamat.

Ini adalah teknik yang sangat, sangat mendasar. Ini telah banyak digunakan, terutama oleh Buddha. Ada banyak bentuk teknik ini; engkau dapat menemukan caramu sendiri untuk melakukannya. Misalnya, ketika engkau hampir tertidur di malam hari, hampir siap untuk jatuh ke dalam tidur, putarlah kembali memorimu sepanjang hari. Jangan mulai dari pagi hari. Mulailah tepat dari tempat engkau berada, hanya di tempat tidur – benda terakhir - dan mundurlah. Kemudian mundur lagi, langkah demi langkah, sampai ke pengalaman pertama di pagi hari ketika engkau pertama kali terjaga. Kembalilah, dan ingatlah terus bahwa engkau tidak terlibat.

Misalnya, pada sore harinya seseorang menghinamu. Lihatlah dirimu sendiri, sosokmu sendiri, dihina oleh seseorang, tetapi engkau tetap hanya sebagai pengamat. Jangan terlibat; jangan marah lagi. Jika engkau marah lagi, maka engkau teridentifikasi. Maka engkau telah melewatkan tujuan meditasi ini. Janganlah marah. Dia tidak menghinamu, ia menghina sosokmu yang di sore hari. Sosok yang telah pergi sekarang.

Engkau hanyalah seperti suatu sungai yang mengalir: bentuk yang sedang mengalir. Di masa kecilmu, engkau memiliki satu bentuk, dan sekarang engkau tidak memiliki bentuk itu lagi; bentuk itu telah pergi. Seperti sungai, engkau berubah terus menerus. Jadi ketika di malam hari engkau bermeditasi mundur tentang kejadian seharian, ingatlah bahwa engkau saksi – janganlah menjadi marah. Seseorang memuji engkau – janganlah menjadi gembira.

Lihatlah keseluruhannya seperti jika engkau menonton suatu film biasa saja, tanpa peduli. Dan mundur itu sangat membantu, terutama untuk mereka yang memiliki masalah dengan tidur.

Jika engkau memiliki masalah dengan tidur, insomnia, tidak tidur, jika engkau merasa sulit untuk tidur, ini akan sangat membantu. Mengapa? Karena ini adalah mengistirahatkan pikiran. Ketika engkau berpikir mundur engkau menguraikan pikiran. Di pagi hari engkau mulai memutar pikiran, dan pikiran menjadi kusut di banyak hal, di banyak tempat. Belum selesai dan tak lengkap, banyak hal akan tertinggal di pikiran, dan tak ada waktu untuk menyelesaikan mereka di saat mereka terjadi.

Jadi di malam hari kembalilah (berpikir mundur). Ini adalah proses penguraian. Dan ketika engkau sampai ke pagi harinya saat engkau terbaring di tempat tidur, hal pertama di pagi hari, engkau akan kembali memiliki pikiran yang segar, sesegar yang engkau miliki di pagi hari. Dan kemudian engkau bisa tertidur seperti anak kecil.

Engkau dapat menggunakan teknik berpikir mundur ini untuk seluruh hidupmu juga. Mahavira sangat sering menggunakan teknik ini. Dan sekarang ada gerakan di Amerika yang disebut Dianetics. Mereka menggunakan metode ini dan mendapatinya sangat, sangat berguna. Gerakan ini, Dianetics, mengatakan bahwa semua penyakitmu hanyalah mabuk dari masa lalu. Dan mereka benar. Jika engkau bisa mundur dan menguraikan seluruh hidupmu, dengan penguraian itu banyak penyakit akan hilang sepenuhnya. Dan ini telah dibuktikan oleh begitu banyak kejadian yang berhasil; ada begitu banyak kasus yang berhasil sekarang.

Begitu banyak orang menderita penyakit tertentu, dan tidak ada yang membantu baik secara fisiologis, maupun medis; penyakit ini terus berlanjut. Penyakitnya tampaknya psikologis. Apa yang harus dilakukan dengannya? Mengatakan kepada seseorang bahwa penyakitnya itu adalah psikologis tidak akan membantu. Sebaliknya, mungkin malah berbahaya, karena tidak ada orang yang merasa nyaman ketika engkau memberitahunya bahwa penyakitnya adalah psikologis. Apa yang bisa dia lakukan? Dia merasa tak berdaya.

Pikiran mundur adalah metode ajaib. Jika engkau kembali perlahan-lahan – perlahan-lahan mengurai pikiran sampai saat pertama kali ketika penyakit ini terjadi - jika pelan-pelan engkau kembali ke saat engkau pertama kalinya diserang oleh penyakit ini, jika engkau dapat mengurai sampai saat itu, engkau akan tahu bahwa penyakit ini pada dasarnya adalah sekelompok hal-hal tertentu lainnya, hal-hal psikologis tertentu. Dengan berpikir mundur hal-hal itu akan muncul ke permukaan.

Jika engkau melewati saat itu ketika penyakit pertama kali menyerangmu, tiba-tiba engkau akan menjadi sadar apa faktor psikologis yang berkontribusi untuk itu. Dan engkau tidak melakukan apa-apa, engkau hanya menyadari faktor-faktor psikologis ini dan berpikir mundur. Banyak penyakit menghilang begitu saja darimu karena kelompok hal psikologis itu rusak. Bila engkau telah menjadi sadar tentang itu, maka dia tidak diperlukan lagi, engkau dibersihkan darinya, dihapuskan.

Ini adalah katarsis (memurnikan emosi) mendalam. Dan jika engkau dapat melakukannya setiap hari, engkau akan merasakan kesehatan yang baru, kesegaran baru datang padamu. Dan jika kita bisa mengajarkan anak-anak untuk melakukannya setiap hari, mereka tidak akan pernah terbebani oleh masa lalu mereka. Mereka tidak pernah perlu pergi ke masa lalu, mereka akan selalu di sini dan sekarang. Tidak akan ada yang menggantung; tidak akan ada yang membayangi mereka dari masa lalu.

Engkau dapat melakukannya setiap hari. Ini akan memberimu wawasan baru untuk berpikir mundur melalui sepanjang hari. Pikiran ingin memulai dari pagi hari, tapi ingatlah, dengan itu malah tidak ada penguraian. Sebaliknya, seluruh hal ini akan ditekankan kembali. Jika engkau mulai dari pagi hari, engkau melakukan hal yang sangat salah.

Ada banyak yang disebut “guru” di India yang menyarankan untuk melakukannya – untuk merenungkan kejadian sepanjang hari - dan mereka selalu mengatakan untuk melakukannya lagi dari pagi. Itu salah dan berbahaya, karena engkau menekankan kembali semuanya dan perangkap itu akan diperdalam. Jangan pernah memulai dari pagi sampai malam hari, selalu mundur. Hanya begitulah maka engkau dapat membersihkan semuanya, menyingkirkan semuanya. Pikiran ingin memulai dari pagi hari karena mudah:  pikiran tahu itu dan tidak ada masalah. Jika engkau mulai berpikir mundur, tiba-tiba engkau akan merasa engkau telah melompat ke pagi hari dan engkau sudah mulai berpikir maju lagi. Jangan lakukan itu – sadarilah, dan mundur.

Engkau dapat melatih pikiranmu untuk mundur melalui hal-hal lain juga. Mundurlah dari 100 - 99, 98, 97 ... mundur. Mulai dari seratus sampai satu, mundur. Engkau akan merasa kesulitan karena pikiran memiliki kebiasaan untuk bergerak dari 1 ke 100, tidak pernah dari 100 ke 1.

Dengan cara yang sama engkau harus pergi mundur dengan teknik ini. Apa yang akan terjadi? Mundurlah, uraikan pikiran, engkau adalah saksi. Engkau melihat hal-hal yang terjadi padamu, tapi sekarang mereka tidak sedang terjadi padamu. Sekarang engkau hanya pengamat dan mereka sedang terjadi di layar pikiran.

Saat melakukan ini setiap hari, tiba-tiba suatu hari engkau akan menyadari pada siang hari, saat bekerja di pasar, di kantor atau di mana saja, bahwa engkau dapat menjadi saksi atas peristiwa yang terjadi sekarang. Jika engkau dapat menjadi saksi nantinya, dan melihat kembali seseorang yang telah menghinamu tanpa menjadi marah tentang hal itu, mengapa tidak sekarang, apa yang saat ini terjadi?

Seseorang menghinamu: apa susahnya? Engkau dapat menarik dirimu ke samping saat ini juga dan engkau dapat melihat bahwa seseorang sedang menghinamu, dan engkau berbeda dari tubuhmu, dari pikiranmu, dari apapun yang sedang dihina. Engkau dapat menyaksikannya. Jika engkau dapat menjadi saksi untuk ini, engkau tidak akan menjadi marah; karena itu tidak mungkin. Kemarahan hanya mungkin bila engkau teridentifikasi. Jika engkau tidak teridentifikasi, kemarahan adalah mustahil - marah berarti identifikasi.

Teknik ini mengatakan, lihatlah pada kejadian manapun di masa lalu - wujudmu akan berada di sana. Sutra mengatakan wujudmu, bukan engkau. Engkau tidak pernah ada disana. Selalu wujudmu yang terlibat; engkau tidak pernah terlibat. Ketika engkau menghinaku, engkau tidak menghina Aku. Engkau tidak bisa menghina Aku, engkau hanya dapat menghina wujudnya. Wujud, yang kumiliki di sini dan sekarang untukmu. Engkau dapat menghina wujud itu dan aku dapat melepaskan diri dari wujudnya. Itulah sebabnya orang Hindu selalu bersikeras untuk terlepas dari nama dan wujud. Engkau bukanlah nama atau wujudmu. Engkau adalah kesadaran yang tahu wujud dan nama, dan kesadaran itu berbeda, sama sekali berbeda.

Tetapi ini sulit. Jadi mulailah dengan masa lalu, maka itu menjadi mudah, karena kini, hal masa lalu tidaklah mendesak. Seseorang menghinamu dua puluh tahun yang lalu, jadi tidak ada yang mendesak di dalamnya. Pria itu mungkin telah meninggal dan semuanya selesai.

Ini hanya urusan yang sudah berakhir, selesai di masa lalu; mudah untuk menyadarinya. Tapi begitu engkau bisa menyadarinya, tidak ada kesulitan dalam melakukan hal yang sama dengan apa yang terjadi di sini dan sekarang.

Tetapi untuk memulai dari sini dan sekarang itu sulit. Masalahnya adalah begitu mendesak dan begitu dekat sehingga tidak ada ruang untuk bergerak. Sulit untuk menciptakan ruang dan menjauh dari kejadian tersebut. Itulah sebabnya sutra mengatakan untuk memulai dengan masa lalu: melihat wujudmu sendiri, melepaskan, berdiri menjauh dan berbeda, dan berubah melaluinya.

Engkau akan berubah melaluinya karena itu adalah pembersihan yang dalam, sebuah penguraian. Kemudian engkau bisa tahu bahwa tubuhmu, pikiranmu, keberadaanmu dalam waktu bukanlah kenyataan dasar milikmu. Kenyataan yang kukuh itu berbeda. Peristiwa datang dan pergi melewatinya tanpa menyentuhnya sedikit pun. Engkau tetap tidak bersalah, utuh; engkau tetap perawan. Semua kejadian berlalu, seluruh kehidupan berlalu: baik dan buruk, keberhasilan dan kegagalan, pujian dan celaan - semuanya berlalu. Penyakit dan kesehatan, masa muda dan usia tua, kelahiran dan kematian – semuanya berlalu, dan engkau tak tersentuh olehnya.

Tetapi bagaimana untuk mengetahui kenyataan yang utuh ini dalam dirimu? Itulah tujuan dari teknik ini. Mulailah dari masa lalu. Ada jarak ketika engkau melihat masa lalumu; cara pandang itu menjadi mungkin. Atau lihatlah masa depan. Tapi untuk melihat masa depan itu sulit. Hanya bagi sedikit orang saja mengamati masa depan itu tidak sulit – bagi penyair, bagi orang-orang dengan imajinasi yang dapat melihat ke masa depan seolah-olah mereka sedang melihat realitas. Tapi biasanya masa lalu adalah baik untuk digunakan; engkau dapat melihat ke masa lalu. Untuk orang yang masih muda mungkin itu baik untuk melihat ke masa depan. Hal ini lebih mudah bagi mereka untuk melihat ke masa depan karena masa muda adalah berorientasi masa depan.

Untuk orang-orang tua tidak ada masa depan kecuali kematian. Mereka tidak bisa melihat ke masa depan; mereka takut. Itulah mengapa orang tua selalu mulai berpikir tentang masa lalu. Mereka selalu pergi lagi dan lagi ke kenangan mereka, tapi mereka melakukan kesalahan yang sama. Mereka mulai dari masa lalu menuju keadaan mereka sekarang – itu salah, mereka harus berpikir mundur.

Jika mereka bisa pergi mundur berkali-kali, perlahan-lahan mereka akan merasa bahwa seluruh masa lalu mereka hanyut dari mereka. Dan kemudian seseorang bisa mati tanpa masa lalu melekat padanya. Jika engkau bisa mati tanpa masa lalu melekat padamu, engkau akan mati secara sadar; engkau akan mati dengan sadar sepenuhnya. Maka kematian bukanlah kematian untukmu. Sebaliknya, kematianmu akan menjadi pertemuan dengan kekekalan.

Bersihkanlah seluruh kesadaran kedalam masa lalu, dan kesadaranmu akan berubah melaluinya. Cobalah ini. Metode ini tidak terlalu sulit, hanya usaha yang terus menerus diperlukan; tidak ada kesulitan dalam metode ini. Hal ini sederhana, dan engkau dapat mulai dengan harimu. Malam ini di atas tempat tidurmu berpikirlah mundur, dan engkau akan merasa sangat indah, engkau akan merasa sangat bahagia. Dan kemudian keseluruh hari akan berlalu. Tapi jangan terburu-buru, lewatilah itu dengan lambat sehingga tidak ada yang terlewatkan. Rasanya sangat aneh, karena banyak hal akan muncul di depan matamu. Banyak hal yang benar-benar luput saat melewati hari karena engkau terlalu banyak terlibat. Tapi pikiran terus mengumpulkan bahkan ketika engkau tidak menyadarinya.

Engkau sedang melewati jalan. Seseorang bernyanyi, tapi engkau mungkin tidak meperhatikannya. Engkau mungkin bahkan tidak menyadari bahwa engkau telah mendengar suaranya, begitu lewat di jalan. Tapi pikiran telah mendengar dan merekamnya. Kini ia akan melekat; akan menjadi beban yang tidak perlu bagimu. Jadi kembalilah, tapi lakukanlah dengan sangat lambat, seolah-olah sebuah film sedang ditampilkan kepadamu dalam gerakan sangat lambat. Kembalilah dan lihatlah detilnya, dan kemudian satu harimu akan terlihat sangat, sangat lama. Ini sesungguhnya karena untuk pikiran telah ada begitu banyak informasi, dan pikiran telah mencatat segalanya. Sekarang kembalilah.

Perlahan-lahan engkau akan menjadi mampu untuk mengetahui segala sesuatu yang telah direkam. Dan sekali engkau bisa kembali, itu adalah seperti tape recorder: itu akan dihapus. Pada saat engkau akan mencapai pagi harinya, engkau akan tertidur, dan kualitas tidurmu akan berbeda - itu akan menjadi meditatif. Kemudian lagi, di pagi hari ketika engkau merasa bahwa engkau telah terbangun, jangan buka matamu segera. Berpikirlah mundur ke malam sebelumnya.

Ini akan sulit pada awalnya. Engkau mungkin maju selangkah. Beberapa bagian, beberapa fragmen dari mimpi yang engkau mimpikan sebelum tidur berakhir mungkin datang ke pikiranmu. Tetapi perlahan-lahan, dengan upaya bertahap, engkau akan dapat menembus lebih dalam dan terus dan seterusnya, dan setelah masa tiga bulan engkau akan mampu bergerak mundur ke titik ketika engkau tertidur. Dan jika engkau bisa berpikir mundur jauh di dalam tidurmu, kualitas tidur dan bangun akan berubah sepenuhnya, karena engkau tidak bisa bermimpi; bermimpi akan menjadi sia-sia. Jika engkau bisa berpikir mundur di siang dan di malam hari, bermimpi tidak diperlukan.

Sekarang psikolog mengatakan bahwa mimpi adalah sebenarnya suatu penguraian (pikiran). Jika engkau sendiri telah melakukannya, maka tidak perlu lagi. Semua hal yang telah tergantung di pikiran, semua hal yang tetap tidak terpenuhi, tidak lengkap, berusaha untuk menyelesaikannya sendiri dalam mimpi.

Engkau lewat dan engkau telah melihat sesuatu - sebuah rumah yang indah - dan sebuah keinginan halus muncul di dalam dirimu untuk memilikinya. Tapi engkau akan pergi ke kantor dan tidak ada waktu untuk melamun, sehingga engkau hanya lewat. Engkau bahkan tidak menyadari bahwa pikiran telah menciptakan keinginan untuk memiliki rumah ini. Tapi sekarang keinginan itu tergantung di sana, ditangguhkan, dan jika itu tidak dapat dihapus akan sulit untuk tidur.

Kesulitan tidur pada dasarnya hanya satu hal, bahwa harimu masih menggantung di atasmu dan engkau tidak dapat dibebaskan darinya. Engkau melekat padanya. Kemudian di malam hari engkau akan bermimpi bahwa engkau menjadi pemilik rumah ini – sekarang engkau tinggal di rumah ini. Saat mimpi ini datang, pikiranmu menjadi lega.

Jadi biasanya orang berpikir bahwa mimpi adalah gangguan tidur - itu benar-benar salah. Mimpi tidak menganggu tidurmu. Mereka tidak mengganggu tidurmu, mereka benar-benar membantu; tanpa mereka engkau tidak bisa tidur sama sekali. Seperti engkau tidak dapat tidur tanpa mimpi, karena mimpimu membantu menyelesaikan hal-hal yang tidak lengkap.

Dan ada hal-hal yang tidak dapat diselesaikan. Pikiranmu terus menginginkan keinginan yang mustahil, dan mereka tidak dapat diselesaikan dalam kenyataannya, jadi apa yang harus dilakukan? Keinginan-keinginan yang tidak lengkap ini masuk ke dalam dirimu, dan mereka membuatmu berharap, mereka membuatmu berpikir. Jadi apa yang harus dilakukan? Engkau telah melihat seorang wanita cantik dan engkau tertarik padanya. Sekarang keinginan telah muncul untuk memilikinya. Ini mungkin tidak bisa, wanita itu mungkin bahkan tidak melihatmu. Jadi apa yang harus dilakukan? Mimpi akan membantumu.

Dalam mimpi engkau dapat memiliki wanita itu, dan kemudian pikiran menjadi lega. Sejauh menyangkut pikiran, tidak ada perbedaan antara mimpi dan kenyataan. Apa bedanya? Mencintai wanita dalam kenyataan dan mencintai seorang wanita dalam mimpi, apa perbedaannya bagi pikiran? Tidak ada bedanya. Atau ini mungkin perbedaannya, bahwa fenomena mimpi mungkin lebih indah, karena kemudian wanita itu tidak akan mengganggumu. Ini adalah impianmu dan engkau dapat melakukan apa saja, dan wanita itu tidak akan membuat masalah bagimu. Orang lain tidak ada sama sekali, engkau sendirian. Tidak ada penghalang, sehingga engkau dapat melakukan apapun yang engkau suka.

Tidak ada perbedaan bagi pikiran; pikiran tidak bisa membedakan antara apa yang mimpi dan apa yang kenyataan. Misalnya, jika engkau bisa dibuat jatuh koma selama satu tahun penuh, dan engkau terus menerus mimpi, selama satu tahun engkau tidak akan dapat merasakan dengan cara apapun, bahwa segala yang engkau lihat adalah mimpi. Itu menjadi nyata, dan mimpi akan terus berlanjut selama satu tahun.

Psikolog mengatakan bahwa jika engkau dapat menempatkan manusia dalam keadaan koma selama seratus tahun ia akan bermimpi untuk seratus tahun, tanpa untuk satu saatpun curiga bahwa apapun yang dia lakukan hanyalah satu mimpi. Dan jika ia mati ia tidak akan pernah tahu bahwa hidupnya hanya mimpi, bahwa itu tidak pernah nyata. Untuk pikiran tidak ada perbedaan: kenyataan dan mimpi keduanya sama. Jadi pikiran dapat menguraikan dirinya sendiri dalam mimpi.

Jika engkau melakukan teknik ini, maka tidak akan ada kebutuhan untuk mimpi. Kualitas tidurmu akan berubah total, karena tanpa mimpi engkau masuk ke bagian paling bawah dari keberadaanmu, dan tanpa mimpi engkau akan menjadi sadar dalam tidurmu.

Itulah yang Krishna katakan dalam Gita, bahwa sementara semua orang tertidur lelap, yogi tidak tidur, yogi terjaga. Itu tidak berarti bahwa yogi tidak tidur - dia juga tidur, tapi kualitas tidurnya berbeda. Tidurmu adalah seperti ketidak-sadaran diri yang dibius. Tidur yogi adalah relaksasi mendalam tanpa ketidaksadaran. Seluruh tubuhnya santai; setiap serat dan sel dari seluruh tubuhnya santai, dengan tidak ada ketegangan yang tersisa. Tapi dia menyadari seluruh fenomena ini.

Cobalah teknik ini. Mulai dari malam ini, cobalah, dan kemudian lakukanlah juga di pagi harinya. Dan ketika engkau merasa bahwa engkau selaras dengan teknik ini, bahwa engkau dapat menguasainya, setelah satu minggu cobalah untuk seluruh masa lalumu. Ambillah satu hari libur. Pergilah ke tempat terpencil. Akan lebih baik jika engkau berpuasa - berpuasa dan diam. Baringkan tubuhmu di pantai yang sepi atau di bawah pohon, dan bergeraklah ke masa lalu dari titik ini: Engkau berbaring di pantai merasakan pasir dan matahari, dan sekarang bergeraklah mundur. Teruslah menembus, penetrasi, penetrasi, dan mencari tahu hal terakhir yang bisa engkau ingat.

Engkau akan terkejut. Biasanya engkau tidak bisa mengingat banyak, dan engkau tidak dapat melewati penghalang di usia empat atau lima tahun. Mereka yang memiliki memori yang sangat baik mungkin bisa kembali ke penghalang di usia tiga tahun, tapi kemudian tiba-tiba satu halangan datang dan semuanya menjadi gelap. Tetapi jika engkau mencoba dengan teknik ini, perlahan-lahan engkau akan mematahkan penghalang, dan dengan sangat mudahnya engkau bisa mengingat hari pertama saat engkau lahir. Dan itu adalah pencerahan.

Kembali lagi dengan matahari dan pantaimu, engkau akan menjadi orang yang berbeda. Jika engkau berusaha lebih, engkau dapat menembus ke dalam rahim. Dan engkau memiliki kenangan tentang rahim - sembilan bulan kenangan dengan ibumu. Periode sembilan bulan itu juga tercatat dalam pikiran. Ketika ibumu tertekan, engkau telah mencatat itu karena engkau merasa tertekan. Engkau begitu terhubungkan dengan ibumu, begitu menyatu, menjadi satu, jadi apapun yang terjadi dengan ibumu juga terjadi kepadamu. Ketika dia marah, engkau pun marah. Ketika dia bahagia, engkau juga bahagia. Ketika dia dipuji, engkau merasa dipuji. Ketika dia sakit, engkau merasakan sakit, penderitaan, semuanya.

Jika engkau dapat menembus ke dalam rahim, sekarang engkau berada di jalur yang benar. Dan kemudian, perlahan-lahan, engkau bisa menembus lebih dalam dan engkau ingat saat pertama ketika engkau memasuki rahim.

Hanya karena ingatan ini, Mahavira dan Buddha bisa mengatakan bahwa ada kehidupan masa lalu, kelahiran kembali. Kelahiran kembali sebenarnya bukan sebuah prinsip, itu hanya pengalaman psikologis yang mendalam. Dan jika engkau bisa mengingat saat pertama engkau memasuki rahim ibumu, maka engkau dapat menembus lebih dalam dan engkau bisa mengingat kematian di kehidupan masa lalumu. Begitu engkau menyentuh titik itu maka metode ini ada di tanganmu; maka engkau dapat bergerak dengan sangat mudah ke semua kehidupan masa lalumu.

Ini adalah satu pengalaman, dan hasilnya adalah luar biasa, karena engkau akan tahu bahwa engkau telah melalui begitu banyak kehidupan yang konyol, sama seperti hidupmu yang sekarang. Engkau telah melakukan hal konyol itu begitu seringnya, berulang kali. Polanya sama, bentuknya sama, hanya rinciannya berbeda. Engkau mencintai wanita lain, sekarang engkau mencintai wanita ini. Engkau mengumpulkan uang ... koin-koin itu sejenis, sekarang koinnya yang berbeda. Tetapi seluruh polanya sama; berulang-ulang.

Begitu engkau dapat melihat bahwa untuk begitu banyak kehidupan engkau telah menjalani omong kosong yang sama, betapa bodohnyanya seluruh lingkaran setan ini, tiba-tiba engkau terbangun dan semuanya menjadi mimpi. Engkau terlempar jauh darinya, dan sekarang engkau tidak ingin mengulangi hal yang sama di masa depan.

Keinginan berhenti, karena keinginan itu tak lain daripada masa lalu yang diproyeksikan ke masa depan. Keinginan itu tak lain daripada pengalaman masa lalumu yang mencari pengulangan lagi. Keinginan berarti hanya sebuah pengalaman lama yang engkau ingin ulangi lagi - tidak ada yang lain. Dan engkau tidak bisa meninggalkan keinginan kecuali engkau menjadi sadar akan seluruh fenomena ini. Bagaimana engkau bisa meninggalkannya? Masa lalu ada disana sebagai penghalang yang besar, penghalang seperti batu. Ia diatas kepalamu; ia mendorongmu ke masa depan. Keinginan diciptakan oleh masa lalu dan diproyeksikan ke masa depan. Jika engkau dapat mengetahui masa lalu sebagai satu mimpi, semua keinginan menjadi impoten. Mereka jatuh, mereka menjadi layu - dan masa depan menghilang. Dalam hilangnya masa lalu dan masa depan, engkau berubah, engkau tertransformasikan.

 

Berkah Shakti Om,

Minggu Wage, 16 Pebruari 2025

Sabtu, 28 Desember 2024

IDENTIFIKASI DIRI

Sumber: Pinterest


Penghantar Teknik Berikutnya…

ENTERING THE INNER CENTERING

MENUJU KESEJATIAN DI DALAM DIRI YANG TAK TERSENTUH

 


Salah satu tantrik agung di zaman ini, George Gurdjieff, berkata bahwa identifikasi adalah satu-satunya dosa. Sutra berikut ini, sutra ke sepuluh tentang pemusatan - yang kita akan dalami malam ini  berhubungan dengan identifikasi. Jadi pertama-tama jadilah mengerti sejelas-jelasnya apa artinya identifikasi.

Engkau pernah sebagai anak kecil; sekarang engkau tidak lagi anak kecil. Seseorang menjadi muda, seseorang menjadi tua, dan masa kecil menjadi masa lalu. Masa muda telah pergi, tetapi engkau masih teridentifikasi dengan masa kecilmu. Engkau tidak bisa melihatnya seperti itu terjadi pada orang lain; engkau tidak bisa menjadi saksi untuk itu. Setiap kali engkau melihat masa kecilmu, engkau tidak terpisah darinya, engkau menyatu dengannya. Setiap kali seseorang mengingat masa mudanya, dia menyatu dengannya.

Sungguh, sekarang itu hanyalah mimpi. Dan jika engkau dapat melihat masa kecilmu sebagai satu mimpi, sebagai sebuah film yang diputar di depanmu dan engkau tidak teridentifikasi dengannya, engkau hanya seorang saksi, engkau akan mendapatkan pengertian yang sangat halus tentang dirimu sendiri. Jika engkau melihat masa lalumu sebagai sebuah film, sebagai satu mimpi - engkau bukan bagian dari itu, engkau ada diluar dari itu ... dan sesungguhnya engkau di luar - maka banyak hal akan terjadi. Jika engkau berpikir tentang masa kecilmu, engkau tidak berada di dalamnya - engkau tidak bisa. Masa kecil ini hanya kenangan, hanya kenangan masa lalu. Engkau tetap menjauh dan melihatnya. Engkau berbeda: engkau adalah seorang saksi. Jika engkau dapat merasakan penyaksian ini dan kemudian melihat masa kecilmu sebagai satu film di layar, banyak hal yang akan terjadi.

Satu: jika masa kecil telah menjadi satu mimpi yang dapat engkau lihat, maka apapun engkau sekarang akan menjadi mimpi di hari berikutnya. Jika engkau masih muda, maka masa mudamu akan menjadi mimpi. Jika engkau tua, maka masa tuamu juga akan menjadi mimpi. Suatu hari engkau seorang anak kecil; sekarang masa kecilmu telah menjadi satu impian dan engkau dapat mengamati hal itu.

Ini baik untuk memulai dengan masa lalu. Amatilah masa lalu dan lepaskan dirimu darinya; jadilah saksi. Kemudian amatilah masa depan, apapun yang engkau bayangkan tentang masa depan, dan jadilah saksi juga tentang hal itu. Kemudian engkau dapat mengamati saat ini dengan sangat mudah, karena engkau pun tahu bahwa apapun yang ada sekarang adalah masa depan di hari kemarin, dan besok ia akan menjadi masa lalu. Tetapi penyaksianmu tidak pernah masa lalu, tidak pernah masa depan. Kesadaran penyaksianmu adalah kekal; ia bukan bagian dari waktu. Itulah mengapa semuanya yang terjadi dalam waktu menjadi sebuah mimpi.

Ingatlah ini juga: setiap kali engkau bermimpi sesuatu di malam hari engkau menjadi teridentifikasi dengannya, dan engkau tidak pernah bisa mengingat dalam mimpimu bahwa ini adalah mimpi. Hanya di pagi hari, ketika engkau telah terbangun dari mimpi, engkau mengingat bahwa itu adalah mimpi dan bukan kenyataan. Mengapa? Karena engkau menjauh, tidak ada lagi di dalamnya. Maka ada jarak. Ada jarak disana dan engkau dapat melihat bahwa itu adalah mimpi.

Tapi apakah seluruh masa lalumu? Jarak itu ada, celah itu ada. Cobalah untuk melihatnya sebagai mimpi. Sekarang itu adalah satu mimpi; sekarang itu tidak lebih dari sebuah mimpi, karena sama seperti mimpi menjadi kenangan, masa lalumu telah menjadi hanya kenangan. Engkau tidak dapat membuktikan benar-benar bahwa apapun yang engkau pikirkan sebagai masa kecilmu adalah nyata atau hanya mimpi. Hal ini sulit untuk dibuktikan. Mungkin itu hanya mimpi, mungkin itu nyata. Ingatan tidak bisa mengatakan apakah itu nyata atau mimpi. Psikolog mengatakan bahwa orang-orang tua kadang-kadang bingung antara apa yang mereka telah mimpikan dan apa yang nyata.

Anak-anak selalu bingung. Di pagi hari, anak-anak kecil tidak bisa membedakan. Apapun yang telah mereka lihat dalam mimpi itu tidak nyata, tetapi mereka mungkin menangis karena mainannya hancur di dalam mimpi. Dan engkau juga, untuk beberapa saat setelah tidur terhenti, masih dipengaruhi oleh impianmu. Jika seseorang telah membunuhmu dalam mimpi, meskipun tidurmu terhenti dan engkau terjaga, jantungmu masih berdenyut cepat, sirkulasi darahmu sangat cepat. Engkau mungkin masih berkeringat, dan rasa takut yang halus masih melayang di sekitarmu. Sekarang engkau terjaga dan mimpimu telah berlalu, tetapi engkau akan memerlukan beberapa menit untuk merasa bahwa itu hanya mimpi dan tak ada yang lain. Ketika engkau bisa merasakan bahwa itu adalah mimpi, maka engkau keluar darinya dan tidak ada lagi rasa takut.

Jika engkau dapat merasakan bahwa masa lalu itu hanyalah mimpi - engkau tidak menyorotinya dan memaksakan pendapat bahwa masa lalu itu hanya mimpi, itu adalah akibatnya - jika engkau dapat mengamati ini; jika engkau dapat menyadari hal itu tanpa terlibat di dalamnya, tanpa teridentifikasi dengannya; jika engkau dapat berdiri menjauh dan melihatnya, ia akan menjadi mimpi. Apa pun yang dapat engkau lihat sebagai saksi adalah mimpi.

Itulah mengapa Shankara dan Nagarjuna bisa mengatakan bahwa dunia ini hanyalah mimpi. Bukan berarti itu adalah sebuah mimpi; mereka bukan orang dungu, bukan orang tolol yang mengatakan bahwa dunia ini sebenarnya adalah mimpi. Yang mereka maksudkan dengan mengatakan ini adalah bahwa mereka telah menjadi saksi. Bahkan ke dunia ini yang begitu nyata, mereka telah menjadi saksi. Dan begitu engkau menjadi saksi dari apapun, itu menjadi mimpi. Itu adalah alasan mengapa dunia ini disebut MAYA, atau ilusi. Ini tidak berarti bahwa ia tidak nyata, tapi bahwa orang dapat menjadi saksi terhadapnya. Dan setelah engkau menjadi saksi - sadar, menyadari sepenuhnya - semuanya jatuh seperti sebuah mimpi untukmu, karena ruang itu ada dan engkau tidak teridentifikasi dengannya. Tetapi kita terus teridentifikasi.

Hanya beberapa hari sebelumnya saya membaca “PENGAKUAN” (CONFESSIONS) karangan Jean Jacques Rousseau. Ini adalah buku yang langka. Ini benar-benar buku pertama dalam sastra dunia di mana seseorang menelanjangi dirinya, benar-benar telanjang. Apapun dosa yang telah dia lakukan, apapun pelanggaran susilanya, ia membuka dirinya sendiri, benar-benar telanjang. Tapi jika engkau membaca PENGAKUAN dari Rousseau engkau terikat untuk merasa bahwa ia menikmatinya; ia merasa sangat gembira. Berbicara tentang dosa-dosanya, berbicara tentang perilaku asusilanya, ia merasa gembira. Sepertinya ia menikmatinya dengan suka cita. Pada awalnya, dalam bab pendahuluan, Rousseau mengatakan, "Ketika hari penghakiman terakhir akan datang, saya akan berkata kepada Tuhan, kepada yang Mahakuasa, 'Engkau tidak perlu memikirkanku. Baca buku ini dan engkau akan tahu segalanya.

Tidak ada seorangpun sebelumnya pernah mengaku begitu jujurnya. Dan di akhir buku ini ia berkata, "Tuhan Maha Kuasa, Tuhan yang kekal, penuhilah satu-satunya keinginan saya. Saya telah mengakui segalanya; sekarang biarkan satu kerumunan besar berkumpul untuk mendengarkan pengakuan saya. "

Jadi wajar saja jika orang mengira bahwa ia mungkin telah mengakui beberapa dosa juga yang tidak pernah dilakukannya. Dia terasa begitu gembira dan dia menikmati semuanya. Dia telah menjadi teridentifikasi. Dan hanya ada satu dosa yang belum ia akui – dosa karena teridentifikasi. Dengan apapun dosa yang ia lakukan atau tidak lakukan ia teridentifikasi, dan itu adalah satu-satunya dosa bagi mereka yang benar-benar tahu bagaimana pikiran manusia berfungsi.

Ketika untuk pertama kalinya ia membacakan pengakuannya di tengah sekelompok kecil cendekiawan, ia berpikir bahwa sesuatu yang dashyat akan terjadi, karena ia adalah orang pertama yang mengaku begitu jujurnya, seperti yang dikatakannya. Para cendekiawan mendengarkan, dan mereka menjadi semakin lama semakin bosan. Rousseau merasa sangat gelisah karena ia pikir sesuatu yang ajaib akan terjadi. Ketika dia selesai, mereka semua merasa lega, tapi tidak ada yang mengatakan apa-apa. Ada keheningan selama beberapa saat. Hati Rousseau hancur. Ia berpikir bahwa ia telah menciptakan hal yang sangat revolusioner, dashyat, bersejarah, dan yang ada hanya keheningan. Semua orang hanya berpikir tentang bagaimana untuk menjauh dari situ.

Siapa yang tertarik akan dosamu kecuali dirimu sendiri? Tidak ada yang tertarik akan kebaikanmu, tidak ada yang tertarik akan dosamu. Manusia itu demikian sehingga ia menjadi gembira, ia menjadi diperkuat egonya, oleh kebajikan dan oleh dosa-dosanya juga. Setelah menulis PENGAKUAN, Rousseau mulai berpikir dirinya adalah seorang bijak, seorang suci, karena ia telah mengaku. Tetapi dosa dasarnya tetap. Dosa dasarnya adalah teridentifikasi dengan kejadian yang terjadi di dalam waktu. Apapun yang terjadi di dalam waktu itu seperti mimpi, dan kecuali engkau melepaskan diri darinya, tidak teridentifikasi dengannya, engkau tidak akan pernah tahu apakah kebahagiaan itu.

Identifikasi adalah penderitaan; tidak teridentifikasi adalah kebahagiaan. Teknik berikutnya berkaitan dengan identifikasi…

 

 

Berkah Shakti Om,

Sabtu Wage, 28 Desenber 2024


(Sumber: www.OshoIndonesia.com)

Rabu, 14 Agustus 2024

TEKNIK KEDUA PULUH SATU

 

Sumber: Pinterest



21. (PIERCE SOME PART OF YOUR NECTAR-FILLED FORM WITH A PIN, AND GENTLY ENTER THE PIERCING AND ATTAIN TO THE INNER PURITY)

TUSUKLAH BEBERAPA BAGIAN DARI WUJUDMU YANG TERISI DENGAN NEKTAR DENGAN SEBATANG JARUM, LALU DENGAN LEMBUT MASUKLAH KE DALAM PENUSUKAN TERSEBUT  DAN MENCAPAI KEMURNIAN BATIN.

 (Nectar terjemahanya adalah: soma, inti sari, minuman para dewa, air suci keabadian)

 

Sutra ini mengatakan, TUSUKLAH BEBERAPA BAGIAN DARI WUJUDMU YANG TERISI DENGAN NEKTAR ... tubuhmu tidak hanya satu tubuh, tubuhmu terisi denganmu, dan dirimu itulah nektarnya. Tusuklah tubuhmu. Ketika engkau menusuk tubuhmu, engkau tidak tertusuk - hanya tubuhmu yang tertusuk. Tapi engkau merasa penusukan itu seolah-olah engkau telah ditusuk; itu sebabnya engkau merasa sakit. Jika engkau dapat menyadari bahwa hanya tubuh ini ditusuk, bahwa engkau tidak ditusuk, alih-alih rasa sakit, engkau akan merasakan kebahagiaan. Tidak perlu melakukannya dengan jarum. Banyak hal yang terjadi setiap hari; engkau dapat menggunakan situasi itu untuk meditasi. Atau engkau dapat membuat satu situasi.

Ada sebagian rasa sakit dalam tubuhmu. Lakukanlah satu hal: lupakan seluruh tubuh, pusatkan pikiran hanya pada bagian tubuh yang sakit. Dan kemudian hal yang aneh akan diamati. Ketika engkau memusatkan pikiran pada bagian tubuh yang sakit, engkau melihat bagian itu menyusut. Pertama engkau merasakan rasa sakit, rasa nyeri, ada di seluruh kakimu. Ketika engkau memusatkan pikiran, maka engkau merasa itu bukan di seluruh kaki. Itu berlebihan - itu hanya ada di lutut.

Pusatkan pikiran lebih jauh, dan engkau akan merasa itu bukan di seluruh lutut namun hanya pada satu titik. Pusatkan pikiran lebih jauh pada titik tersebut; lupakan seluruh tubuh. Tutup saja matamu dan terus memusatkan pikiran untuk menemukan di mana rasa sakit itu. Ia akan terus menyusut; daerahnya akan menjadi lebih kecil dan semakin kecil. Kemudian suatu saat akan datang ketika ia hanya menjadi sebuah titik. Teruslah menatap titik itu, dan tiba-tiba titik itu akan lenyap dan engkau akan terisi dengan kebahagiaan. Alih-alih rasa sakit engkau akan terisi dengan kebahagiaan.

Mengapa hal ini terjadi? Karena engkau dan tubuhmu adalah dua, mereka tidak lagi satu. Dia yang sedang memusatkan pikiran adalah engkau. Pemusatan pikiran sedang dilakukan pada tubuh – itulah objeknya. Ketika engkau memusatkan pikiran, jarak itu diperluas, identifikasi bahwa aku adalah tubuh terputus. Hanya untuk memusatkan perhatian engkau bergerak ke dalam, menjauh dari badan. Untuk membawa titik rasa sakit ke dalam pandanganmu, engkau harus menjauh. Gerakan menjauh itu menciptakan jaraknya. Dan ketika engkau sedang memusatkan perhatian pada rasa sakit, engkau melupakan identifikasi itu, engkau lupa bahwa "Aku sedang merasa sakit."

Sekarang engkau adalah pengamat dan rasa sakit ada di tempat lain. Engkau sedang mengamati rasa sakit, tidak merasakan sakit. Perubahan ini dari perasaan ke pengamatan menciptakan jaraknya. Dan ketika jaraknya lebih besar, tiba-tiba engkau melupakan tubuh sepenuhnya; engkau menyadari hanya kesadaran.

Engkau dapat mencoba teknik ini juga: TUSUKLAH BEBERAPA BAGIAN DARI WUJUDMU YANG TERISI DENGAN NEKTAR DENGAN SEBATANG JARUM, LALU DENGAN LEMBUT MASUKLAH KE DALAM TUSUKAN TERSEBUT. Jika ada rasa sakit, maka terlebih dahulu engkau harus memusatkan perhatian pada seluruh daerah; maka lama kelamaan itu akan sampai ke satu titik.

Tapi tidak perlu untuk menunggu. Engkau dapat menggunakan jarum. Gunakan jarum pada bagian yang sensitif. Pada tubuh banyak tempat yang tidak peka; mereka tidak akan berguna. Engkau mungkin tidak pernah mendengar tentang titik tidak peka pada tubuh. Lalu berikan jarum kepada siapa pun, ke temanmu, dan duduklah, dan beritahukan temanmu untuk menusuk punggungmu dengan jarum di banyak titik. Di banyak titik engkau tidak akan merasa sakit. Engkau akan berkata, "Tidak, engkau belum menusuk. Aku tidak merasa sakit." Mereka adalah titik tidak peka. Hanya di pipimu ada dua titik tidak peka yang bisa diuji.

Jika engkau pergi ke desa-desa India, berkali-kali dalam festival keagamaan mereka akan menusuk pipi mereka dengan anak panah. Ini terlihat seperti sebuah keajaiban, tetapi itu bukan. Pipi memiliki dua titik tidak peka. Jika engkau menusuk melalui titik-titik tidak peka ini, tidak ada darah yang akan keluar dan tidak akan ada rasa sakit. Di punggunmu ada ribuan titik tidak peka, di mana engkau tidak bisa merasakan sakit. Tubuhmu memiliki dua jenis tempat - sensitif, hidup, dan titik-titik lain yang mati. Jadi temukanlah tempat sensitif di mana engkau dapat merasa bahkan sentuhan yang halus. Lalu tusukan jarum dan MASUKI PENUSUKAN TERSEBUT. Itu adalah halnya; itu adalah meditasi. Dan DENGAN LEMBUT masuki penusukan itu. Begitu jarum bergerak ke dalam, ke dalam kulitmu, dan engkau merasa sakit, engkau juga masuk. Jangan merasa bahwa rasa sakit itu sedang memasuki engkau; jangan rasakan sakit, jangan teridentifikasi dengannya. Masuklah bersama dengan jarum. Tusuklah bersama dengan jarum.

Tutuplah matamu; amatilah rasa sakit. Ketika rasa sakit menusuk masuk, engkau juga menembus dirimu. Dan dengan jarum menembusmu, pikiranmu akan menjadi mudah untuk berkonsentrasi. Gunakan titik nyeri itu, nyeri yang kuat, dan amati. Itulah yang dimaksud dengan DENGAN LEMBUT MASUKI PENUSUKAN.

DAN MENCAPAI KEMURNIAN BATIN. Jika engkau dapat memasuki proses pengamatan, tak teridentifikasi, menyendiri, berdiri dari jauh, tidak merasa bahwa rasa sakit itu sedang menusuk engkau, tapi mengamati bahwa jarum tersebut menusuk tubuh and engkau adalah pengamat, engkau akan mencapai kemurnian batin; kepolosan batin akan terungkap kepadamu. Untuk pertama kalinya engkau akan menyadari bahwa engkau bukanlah tubuh. Dan begitu engkau tahu bahwa engkau bukan tubuh, hidupmu berubah sepenuhnya karena seluruh hidupmu adalah sekitar tubuh. Setelah engkau tahu bahwa engkau bukan tubuh, engkau tidak dapat melanjutkan kehidupan ini. Pusat ini menjadi hilang.

Ketika engkau bukan tubuh, maka engkau harus menciptakan kehidupan yang berbeda. Kehidupan itu adalah kehidupan milik Sannyasin. Ini adalah kehidupan yang berbeda; pusatnya berbeda sekarang. Sekarang engkau ada di dunia sebagai jiwa, sebagai atman, bukan sebagai tubuh. Jika engkau ada sebagai tubuh, maka engkau telah menciptakan dunia yang berbeda: dunia keuntungan materi, keserakahan, penyuapan, nafsu, seks. Engkau telah menciptakan sebuah dunia di sekitar engkau; ini adalah dunia yang berorientasi tubuh.

Begitu engkau tahu engkau bukan tubuh, seluruh duniamu menghilang. Engkau tidak dapat mendukungnya lagi. Sebuah dunia yang berbeda muncul yaitu di sekitar jiwa – dunia kasih sayang, cinta, keindahan, kebenaran, kebaikan, kemurnian. Pusatnya berpindah, dan itu bukan di dalam tubuh sekarang. Itu ada di dalam kesadaran.

 

Berkah Shakti Om,

Rabu Pon, 14 Agustus 2024

 

Rabu, 17 Juli 2024

TEKNIK KEDUAPULUH

 

(Sumber: https://id.pinterest.com/pin/21462535708748828/)



 20. (IN A MOVING VEHICLE, BY RHYTHMICALLY SWAYING, EXPERIENCE. OR IN A STILL VEHICLE, BY LETTING YOURSELF SWING IN SLOWING INVISIBLE CIRCLES)

DALAM KENDARAAN YANG BERGERAK, DENGAN GOYANG YANG BERIRAMA, PENGALAMAN (ALAMI atau RASAKAN). ATAU DI KENDARAAN YANG DIAM, BIARKAN DIRIMU  BERGOYANG DALAM LINGKARAN LAMBAT YANG TAK TERLIHAT.

 

 

Ini adalah sama dengan cara yang berbeda. DALAM KENDARAAN YANG BERGERAK ... engkau sedang bepergian dengan kereta api atau dalam gerobak sapi - ketika teknik ini dikembangkan hanya ada gerobak sapi. Engkau bergerak di dalam sebuah gerobak sapi di atas sebuah jalan di India - bahkan hari ini jalan itu adalah sama. Tapi ketika engkau sedang bergerak, seluruh tubuhmu bergerak. Maka itu sia-sia.

DALAM KENDARAAN YANG BERGERAK, DENGAN GOYANG YANG BERIRAMA... bergoyanglah dengan berirama. Cobalah untuk mengerti, ini sangat terperinci. Setiap kali engkau berada di sebuah gerobak sapi atau kendaraan apapun, engkau menahan. Gerobak sapi bergoyang ke kiri, tapi engkau menahannya. Engkau bergoyang ke kanan untuk menyeimbangkan; kalau tidak engkau akan jatuh. Jadi engkau terus-menerus menahan. Duduk dalam sebuah gerobak sapi, engkau melawan gerakannya. Ia bergerak ke sisi ini, dan engkau harus berpindah ke sana.

Itulah sebabnya ketika duduk dalam kereta api engkau menjadi lelah. Engkau belum melakukan apa-apa. Mengapa engkau menjadi begitu lelah? Engkau telah melakukan banyak hal tanpa menyadarinya. Engkau melawan kereta terus menerus; di sana ada perlawanan. Janganlah menolak - ini adalah hal pertama. Jika engkau ingin melakukan teknik ini, jangan menahan/melawan. Sebaliknya, bergeraklah dengan gerakan kereta, bergoyanglah dengan gerakan kereta. Jadilah bagian dari gerobak sapi, jangan menolak atau menahannya. Apa pun yang dilakukan gerobak sapi, jadilah bagian dari itu. Itulah mengapa anak-anak kecil tidak pernah lelah dalam melakukan perjalanan.

Poonam, seorang murid, baru saja tiba dari London dengan dua anaknya, dan dia takut bahwa mereka mungkin menjadi sakit, bahwa mereka mungkin lelah karena perjalanan yang begitu panjang. Dia menjadi lelah, dan mereka datang dengan tertawa. Dia menjadi benar-benar lelah ketika dia sampai ke sini. Saat ia memasuki ruanganku, dia sudah benar-benar kelelahan, dan dua anaknya mulai bermain saat itu juga. Delapan belas jam perjalanan dari London ke Bombay dan mereka tidak sedikit pun lelah. Mengapa? Karena mereka belum tahu bagaimana untuk menolak/ menahan.

Jadi seorang pemabuk bisa duduk di dalam sebuah gerobak sapi sepanjang malam, dan di pagi hari dia akan menjadi segar seperti sebelumnya, tapi engkau tidak akan bisa. Hal ini karena pemabuk itu tidak dapat menolak. Dia bergerak dengan gerobak; di sana tidak ada perlawanan. Perlawanan itu tidak ada, dia adalah satu. DALAM KENDARAAN YANG BERGERAK, DENGAN GOYANG YANG BERIRAMA... Jadi lakukanlah satu hal: jangan menahan/menolak. Dan yang kedua, ciptakanlah satu irama. Ciptakanlah satu irama dalam gerakanmu. Jadikanlah itu harmoni yang indah. Lupakanlah tentang jalanan; jangan mengutuk jalanan dan pemerintah – lupakanlah mereka. Jangan mengutuk sapi dan gerobaknya, atau pengemudinya – lupakanlah mereka. Tutuplah matamu, jangan menolak. Bergeraklah berirama dan ciptakanlah musik dalam gerakanmu. Jadikan itu seolah-olah itu adalah sebuah tarian. DALAM KENDARAAN YANG BERGERAK, DENGAN GOYANG YANG BERIRAMA, PENGALAMAN. Sutra itu mengatakan bahwa pengalaman akan datang kepadamu.

ATAU DI KENDARAAN YANG DIAM ... Jangan tanya di mana untuk mendapatkan gerobak sapi; jangan menipu dirimu sendiri, karena sutra mengatakan, ATAU DI KENDARAAN YANG DIAM, BIARKAN DIRIMU BERGOYANG DALAM LINGKARAN LAMBAT YANG TAK TERLIHAT. Duduk saja di sini, bergoyang dalam lingkaran. Pertama ambillah lingkaran yang besar, kemudian teruslah memperlambat itu ... melambat, melambat, buatlah itu menjadi lebih kecil dan lebih kecil dan lebih kecil, sampai tubuhmu tidak terlihat bergerak, tapi di dalam engkau merasakan satu gerakan yang halus.

Mulailah dengan lingkaran yang lebih besar, dengan mata tertutup. Jika tidak, ketika tubuh akan berhenti engkau akan berhenti. Dengan mata tertutup buatlah lingkaran besar; duduklah saja, ayunkan badanmu dalam lingkaran. Terus berayun, buatlah lingkaran lebih kecil dan lebih kecil dan lebih kecil. Itu terlihat engkau akan berhenti; tidak ada orang yang akan dapat mendeteksi bahwa engkau masih bergerak. Tetapi di dalam engkau akan merasakan gerakan yang halus. Sekarang tubuh tidak bergerak, hanya pikiran. Teruslah membuat itu lebih lambat dan semakin lambat, dan mengalami. Itu akan menjadi pemusatan. Di dalam kendaraan, dalam kendaraan yang bergerak, sebuah gerakan ritmis tanpa penolakan akan membuat satu pemusatan di dalam dirimu.

Gurdjieff menciptakan banyak tarian untuk teknik-teknik tersebut. Dia bekerja pada teknik ini. Semua tarian yang ia gunakan di sekolahnya benar-benar bergoyang dalam lingkaran. Semua tarian berada dalam lingkaran - hanya berputar-putar tapi tetap sadar di dalam, demikian seterusnya membuat lingkaran semakin kecil dan lebih kecil. Akan tiba masanya ketika tubuh berhenti, tapi pikiran di dalam terus bergerak, bergerak, bergerak.

Jika engkau telah bepergian dengan kereta api selama dua puluh jam, setelah engkau pulang ke rumah, setelah engkau meninggalkan kereta, jika engkau menutup matamu, engkau akan merasa bahwa engkau masih bepergian. Engkau masih bepergian. Tubuh telah berhenti, tapi pikiran masih merasakan kendaraan itu. Jadi lakukan saja teknik ini.

Gurdjieff menciptakan tarian-tarian yang fenomenal, sangat indah. Dalam abad ini ia membuat keajaiban. Dia menyiapkan satu kelompok dari seratus orang untuk meditasi menari, dan ia menunjukkan tarian itu ke pemirsa di New York untuk pertama kalinya. Seratus penari sedang berputar di atas panggung. Mereka yang menonton, bahkan pikiran mereka mulai berputar-putar. Ada seratus penari berjubah putih yang hanya berputar-putar.

Ketika ia menunjuk dengan tangannya, mereka akan berputar, dan saat ia akan mengatakan, "Berhenti," akan ada keheningan mencekam. Itu adalah satu perhentian untuk penonton, tapi tidak untuk para penari - karena tubuh bisa berhenti segera, tapi pikiran kemudian mengambil gerakan itu ke dalam; ia berjalan terus dan terus. Itu sangat indah bahkan untuk dilihat, karena seratus orang tiba-tiba menjadi patung mati. Ini menciptakan keterkejutan yang tiba-tiba untuk penonton juga, karena seratus gerakan - gerakan yang indah, gerakan berirama - tiba-tiba berhenti. Engkau akan melihat mereka bergerak, berputar, menari, and tiba-tiba para penari berhenti. Maka pikiranmu juga akan berhenti.

Banyak orang di New York telah merasa bahwa itu adalah fenomena yang aneh: pikiran mereka berhenti segera. Tapi untuk para penari, tarian berlanjut terus di dalam, dan lingkaran yang berputar di dalam menjadi lebih kecil dan semakin kecil hingga mereka menjadi terpusat.

Suatu hari itu terjadi bahwa mereka sampai hampir ke tepi panggung, menari. Itu diharapkan, seharusnya, bahwa Gurdjieff akan menghentikan mereka sebelum mereka menari turun dari panggung menuju penonton. Seratus penari berada hampir di tepi panggung. Satu langkah lagi dan mereka semua akan jatuh ke aula. Seluruh aula mengharapkan bahwa tiba-tiba Gurdjieff akan berkata berhenti, tapi ia berbalik punggung untuk menyalakan cerutunya. Dia memunggungi para penari untuk menyalakan cerutunya, dan seluruh kelompok seratus penari jatuh dari panggung ke lantai - di atas lantai batu tanpa alas.

Seluruh penonton berdiri. Mereka berteriak, menjerit, dan mereka berpikir bahwa banyak penari pasti telah mematahkan tulang mereka - itu adalah kecelakaan yang sedemikian. Tapi tidak satu pun yang terluka; bahkan tidak ada satu luka memar pun ada.

Mereka bertanya kepada Gurdjieff apa yang telah terjadi. Tidak ada seorang pun yang terluka, dan kecelakaan itu sedemikian sehingga itu tampaknya mustahil. Alasannya hanya ini: mereka benar-benar tidak berada di dalam tubuh mereka pada saat itu. Mereka sedang memperlambat lingkaran dalam batin mereka. Dan ketika Gurdjieff melihat bahwa sekarang mereka benar-benar melupakan tubuh mereka, ia membiarkan mereka jatuh ke bawah.

Jika engkau benar-benar melupakan tubuhmu, maka tidak ada perlawanan. Satu tulang patah karena penolakan. Jika engkau jatuh ke bawah, engkau menolak: engkau melawan tarikan gravitasi. Perlawanan itu, penolakan itu, adalah masalah - bukan gravitasi. Jika engkau bisa jatuh ke bawah dengan gravitasi, jika engkau dapat bekerja sama dengannya, maka tidak ada kemungkinan disakiti akan muncul.

Sutra ini DALAM KENDARAAN YANG BERGERAK, DENGAN GOYANG YANG BERIRAMA, PENGALAMAN (ALAMI atau RASAKAN) . ATAU DI KENDARAAN YANG DIAM, BIARKAN DIRIMU BERGOYANG DALAM LINGKARAN LAMBAT YANG TAK TERLIHAT. Engkau bisa melakukannya. Tidak perlu kendaraan, berputarlah seperti anak-anak. Ketika pikiranmu menjadi gila, dan engkau merasa bahwa sekarang engkau akan jatuh ke bawah, jangan berhenti - teruskan! Bahkan jika engkau jatuh, jangan khawatir tentang hal itu, tutuplah matamu dan berputar. Pikiranmu akan terputar, dan engkau akan jatuh. Ketika tubuhmu telah jatuh, di dalam, rasakan! Putaran itu akan berlanjut. Dan itu akan datang lebih dekat dan lebih dekat dan lebih dekat, dan tiba-tiba engkau akan terpusat.

Anak-anak sangat menikmati ini karena mereka mendapatkan sensasi yang besar. Orang tua tidak pernah membiarkan anak-anak mereka untuk berputar-putar. Ini tidak baik: mereka harus diizinkan – sebaiknya, didorong. Dan jika engkau dapat membuat mereka sadar akan putaran di dalam juga, engkau dapat mengajarkan mereka meditasi melalui berputarnya mereka. Mereka menikmatinya karena mereka memiliki perasaan yang tanpa tubuh. Ketika mereka berputar, tiba-tiba anak-anak menjadi sadar bahwa tubuh mereka sedang berputar tetapi mereka tidak. Di dalam mereka merasa pemusatan yang tidak bisa kita rasakan begitu mudahnya, karena tubuh dan jiwa mereka masih sedikit terpisah; ada celah di antaranya.

Ketika engkau datang ke dalam rahim ibumu, engkau tidak bisa segera masuk sepenuhnya ke dalam tubuh; ini membutuhkan waktu. Ketika anak lahir, kemudian juga dia tidak benar-benar terikat tetap, jiwanya tidak benar-benar terikat dengan tubuhnya; ada jarak. Itulah mengapa ada banyak hal yang ia tidak bisa lakukan. Tubuhnya siap untuk melakukan itu, tapi dia tidak bisa melakukannya.

Jika engkau telah mengamati, engkau mungkin telah memperhatikan bahwa anak-anak yang baru lahir tidak bisa melihat dengan dua mata, mereka selalu melihat dengan satu mata. Jika engkau amati, maka engkau akan melihat bahwa ketika mereka mengamati dan melihat apa-apa, mereka tidak dapat melihat dengan dua mata. Mereka selalu melihat dengan satu mata – satu mata akan menjadi lebih besar. Pupil dari satu mata akan menjadi lebih besar, dan pupil lainnya akan tetap kecil. Kesadaran anak yang baru lahir itu belum terikat, ia longgar. Semakin lama itu menjadi tetap, dan kemudian mereka akan melihat dengan dua mata.

Mereka belum bisa merasakan tubuh mereka sendiri dan tubuh orang lain sebagai yang berbeda. Hal ini sulit. Mereka belum terikat, tapi pengikatan akan datang, lama kelamaan.

Meditasi sekali lagi mencoba untuk membuat satu celah. Engkau telah menjadi tetap, terikat kuat dalam tubuhmu. Itulah mengapa engkau merasa, "Aku adalah tubuh." Jika satu jarak atau celah dapat dibuat, maka hanya dengan itulah engkau dapat merasa bahwa engkau bukanlah tubuh tapi sesuatu di luar tubuh. Bergoyang dan berputar sangat membantu. Bergoyang dan berputar menciptakan celah itu.

 

 

Berkah Shakti Om,

Rabu Kliwon, 17 Juli 2024

Selamat Hari Pagerwesi. Hari Pagerwesi dirayakan empat hari setelah Hari Saraswati-sebagai perayaan turunnya Weda, memuliakan Ilmu Pengetahuan yang Sejati. Pengetahuan tetang Diri Sejati inilah merupakan sarana sekaligus pelindung dalam perjalanan menuju Kesempurnaan.

 

 



Kamis, 27 Januari 2022

112 Teknik Meditasi - TEKNIK KESEMBILANBELAS

Padmasana (sikap duduk teratai)
(Gambar: https://id.pinterest.com/pin/89509111331941232/)

 

19. (WITHOUT SUPPORT FOR FEET OR HANDS, SIT ONLY ON THE BUTTOCKS. SUDDENLY, THE CENTERING) TANPA DUKUNGAN DARI KAKI ATAU TANGAN, DUDUKLAH HANYA DI ATAS BOKONG. TIBA-TIBA, (TERJADI) PEMUSATAN.

 

Teknik ini telah digunakan oleh pemeluk Tao di Cina selama berabad-abad, dan ini adalah teknik yang indah - salah satu yang paling mudah. Coba ini: TANPA DUKUNGAN DARI KAKI ATAU TANGAN, DUDUKLAH HANYA DI ATAS BOKONG. TIBA-TIBA, (TERJADI) PEMUSATAN.

Apa yang harus dilakukan? Engkau akan membutuhkan dua hal. Pertama, tubuh yang sangat sensitif, yang tidak engkau miliki. Engkau memiliki tubuh yang mati; itu hanya beban yang harus dibawa - tidak sensitif. Pertama engkau harus membuat tubuhmu sensitif; jika tidak, teknik ini tidak akan bekerja. Jadi pertama aku akan memberitahumu sesuatu tentang bagaimana untuk membuat tubuhmu sensitif, dan terutama bokong, karena biasanya bokong adalah bagian paling sensitif di tubuhmu. Mereka harus demikian. Mereka harus demikian karena engkau duduk sepanjang hari di atas bokongmu. Jika mereka terlalu sensitif, itu akan sulit.

Jadi bokongmu tidak sensitif - mereka harus demikian. Sama seperti telapak kaki, mereka tidak sensitif. Terus menerus duduk di atas mereka, engkau tidak pernah merasa engkau sedang duduk di atas bokongmu. Pernahkah engkau merasakannya sebelum ini? Sekarang engkau dapat merasa engkau sedang duduk di atas bokongmu, tetapi engkau tidak pernah merasakan itu sebelumnya - dan engkau telah duduk di atas bokongmu seumur hidupmu, tanpa pernah menyadarinya. Fungsi mereka adalah sedemikian rupa sehingga mereka tidak bisa menjadi sangat sensitif.

Jadi pertama-tama engkau harus membuat mereka sensitif. Cobalah salah satu metode yang sangat mudah. Dan metode ini dapat dilakukan untuk bagian manapun dari tubuh; maka tubuh akan menjadi sensitif. Duduk saja di kursi, santai, dan tutuplah matamu. Rasakan tangan kiri atau tangan kananmu – yang mana saja. Rasakan tangan kirimu. Lupakan keseluruhan tubuh dan rasakan saja tangan kiri. Semakin engkau merasakan itu, semakin tangan kirimu akan menjadi berat.

Teruskan merasakan tangan kiri. Lupakan seluruh tubuh, hanya terus merasakan tangan kirimu seolah-olah engkau hanya terdiri dari tangan kiri. Tangan itu akan terus menjadi lebih dan lebih dan lebih berat. Begitu itu terus menjadi berat, teruslah merasakan itu menjadi lebih berat. Kemudian cobalah untuk merasakan apa yang terjadi di tangan. Sensasi apa pun, catatlah: sensasi apa pun, sentakan apa pun, gerakan kecil apa pun – catatlah di dalam pikiran bahwa hal ini terjadi. Dan terus lakukan itu setiap hari selama setidaknya tiga minggu. Di saat mana pun sepanjang hari, lakukan itu selama sepuluh menit, lima belas menit. Rasakan saja tangan kiri dan lupakan seluruh tubuhmu.

Dalam waktu tiga minggu, engkau akan merasa engkau memiliki tangan kiri baru, atau tangan kanan baru. Ini akan menjadi sangat sensitif. Dan engkau akan menyadari sensasi yang sangat kecil dan halus di tangan.

Ketika engkau berhasil dengan tangan, kemudian cobalah dengan bokong. Lalu cobalah: tutuplah matamu dan rasakan bahwa hanya dua bokong yang ada; engkau tidak lagi ada. Biarkan seluruh kesadaranmu pergi ke bokong. Ini tidak sulit. Jika engkau mencobanya, itu indah. Dan perasaan gairah yang datang ke dalam tubuh itu sendiri sangat bahagia. Kemudian, ketika engkau bisa merasakan bokong dan mereka dapat menjadi sangat sensitif, ketika engkau bisa merasakan apa pun yang terjadi di dalam - gerakan kecil, sedikit rasa sakit atau apa pun - maka engkau dapat mengamati dan engkau bisa mengetahuinya. Maka kesadaranmu tergabung ke bokong.

Pertama kali cobalah dengan tangan. Karena tangan itu sangat sensitif, mudah. Setelah engkau mendapatkan kepercayaan diri bahwa engkau bisa menjadi peka akan tanganmu, kepercayaan diri ini akan membantumu untuk menjadi peka akan bokongmu. Kemudian lakukan teknik ini. Jadi engkau akan membutuhkan setidaknya enam minggu sebelum engkau dapat memasuki teknik ini - tiga minggu dengan tanganmu dan kemudian tiga minggu dengan bokongmu, hanya membuat mereka lebih dan lebih sensitif.

Berbaring di tempat tidur, lupakanlah seluruh tubuh. Ingatlah saja bahwa hanya dua bokong yang tersisa. Rasakan sentuhan - seprai, rasa dingin atau kehangatan yang datang perlahan. Rasakanlah itu. Berbaringlah di bak mandimu, lupakan tubuh. Ingat hanya bokong - rasakan. Berdiri menyandar ke satu tembok dengan bokongmu menyentuh dinding - rasakan dinginnya dinding. Berdiri dengan kekasihmu, dengan istri atau suami, bokong ke bokong – rasakan yang lain melalui bokong. Ini hanya untuk "menciptakan" bokongmu, untuk membawa mereka ke situasi di mana mereka mulai merasa.

Kemudian lakukan teknik ini: TANPA DUKUNGAN DARI KAKI ATAU TANGAN ... Duduk di tanah. TANPA DUKUNGAN DARI KAKI ATAU TANGAN, DUDUKLAH HANYA DI ATAS BOKONG. Postur duduk Sang Buddha bisa dilakukan; PADMASANA (sikap duduk teratai) bisa dilakukan. Atau SIDDHASANA (sikap duduk para siddha) bisa dilakukan, atau asana biasa, tetapi itu baik untuk tidak menggunakan tanganmu. Teruslah saja di atas bokong; duduk hanya di atas bokong. Lalu apa yang harus dilakukan? Tutuplah saja matamu. Rasakan bokong menyentuh tanah. Dan karena bokong telah menjadi sensitif, engkau akan merasa bahwa satu bokong menyentuh lebih (dari yang lain). Engkau bersandar pada satu bokong, dan yang lainnya menyentuh lebih sedikit. Kemudian pindahkan tumpuan ke yang lain. Segera pindah ke yang lain; kemudian pindah ke yang pertama. Teruslah bergerak dari satu ke yang lain, dan kemudian belakangan, keseimbangan terjadi.

Menyeimbangkan berarti bahwa kedua bokongmu merasakan yang sama. Berat badanmu pada kedua bokong adalah persis sama. Dan ketika bokongmu sensitif, ini tidak akan sulit, engkau akan merasakannya. Setelah kedua bokong seimbang, TIBA-TIBA, (TERJADI) PEMUSATAN. Dengan keseimbangan itu, tiba-tiba engkau akan terlempar ke pusat pusarmu, dan engkau akan terpusat di dalam. Engkau akan melupakan bokong, engkau akan melupakan tubuh. Engkau akan terlempar ke pusat batin.

Itulah sebabnya aku katakan pusat itu tidak bermakna, tetapi pemusatan itu bermakna - apakah itu terjadi di jantung atau di kepala atau di bokong, atau di mana saja. Engkau telah melihat Buddha duduk. Engkau mungkin tidak pernah membayangkan bahwa mereka telah menyeimbangkan bokong mereka. Engkau pergi ke sebuah kuil dan melihat Mahavira duduk, Buddha duduk; engkau mungkin tidak pernah membayangkan bahwa duduk ini hanya meyeimbangkan pada bagian bokong. Hal ini – dan ketika tidak ada ketidak-seimbangan, tiba-tiba keseimbangan itu memberikanmu pemusatan.

 

Siddhasana (sikap duduk para siddha)
(Gambar: https://id.pinterest.com/pin/693835886325722506/)


Berkah Dalem Gusti.