'Shadana' = Upaya/laku/praktik yang sungguh-sungguh dengan semangat pengabdian pada 'Samadhi'-Kemanunggalan sempurna dengan Gusti Pangeran.
Dengan BerkahMu...Sekarang dan Di Sini...Sadarilah Jatidirimu sebagai Atma yang tak terpisahkan dengan Paramatma, Sang Hyang Tunggal. Sebagaimana sinar matahari yang tak terpisahkan dari sumbernya, Matahari.
Kamis, 26 Oktober 2017
Diri Hyang Sejati
"Engkau adalah Aku"
Ini merupakan penegasan kemuliaan manusia.
"Roh-atma manusia itu selalu murni dan sempurna, tidak pernah terlahir dan tidak pernah mati, sesungguhnya semua kekuatan dan kejayaan ada dalam diri kita."
"Roh-atma manusia itu selalu murni dan sempurna, tidak pernah terlahir dan tidak pernah mati, sesungguhnya semua kekuatan dan kejayaan ada dalam diri kita."
"Kenyataan ini adalah sifat kita yang alami".
Biarkan dunia bergema dengan pemikiran ini dan biarkan ketahayulan pergi.
Bangkitlah dan bangunlah dan manifestasikan diri anda yang sejati.
Ajarkan manusia kekuatan yang ada dalam diri.
Jangan menganggap diri anda lemah, karena di belakang anda adalah lautan kekutan dan berkah yang tak terbatas.
Bawalah pemikiran ini ke dalam hidup anda, penuhilah diri anda dengan pikiran tentang kejayaanmu, kemuliaanmu dan keagunganmu.
Berkah Shakti Om
KASUNYATAN
Dalam KASUNYATAN tiadalah apa-apa. Ia merupakan sumber dari suara awal AUM. IA lah TUNGGAL, Manunggal, Kemanunggalan.
Sembilan Filosofi Jawa
1. URIP IKU URUP
" Hidup itu Nyala. Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik ".
2. MEMAYU HAYUNING BAWANA
" Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak ".
3. SURO DIRO JOYO JAYADININGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
" Segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar "
4. NGLURUK TANPO BOLO, MENANG TANPO NGASORAKE, SEKTI TANPO AJI-AJI, SUGIH TANPO BONDHO
" Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan "
5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
" Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu "
6. OJO GUMUNAN, OJO GETUNAN, OJO KAGETAN, OJO ALEMAN
" Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja "
7. OJO KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
" Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi "
8. OJO KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, OJO CIDRA MUNDAK CILAKA
" Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka "
9. OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNO
" Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti ".
Di atas langit ada langit.
" Hidup itu Nyala. Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik ".
2. MEMAYU HAYUNING BAWANA
" Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak ".
3. SURO DIRO JOYO JAYADININGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
" Segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar "
4. NGLURUK TANPO BOLO, MENANG TANPO NGASORAKE, SEKTI TANPO AJI-AJI, SUGIH TANPO BONDHO
" Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan "
5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
" Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu "
6. OJO GUMUNAN, OJO GETUNAN, OJO KAGETAN, OJO ALEMAN
" Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja "
7. OJO KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
" Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi "
8. OJO KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, OJO CIDRA MUNDAK CILAKA
" Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka "
9. OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNO
" Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti ".
Di atas langit ada langit.
Jumat, 06 September 2013
PILIHAN

Alam menyediakan begitu banyak pilihan, apa yg akan kita pikirkan, kita bebas mengungkapkannya melalaui ucapan, melalui berbagai media yang ada, dengan semua tindakan bebas kita, ya memilih adalah berkah kehidupan sebagai manusia, sekaligus bumerang bagi yang keliru menggunakannya, melalui pilihan hidupnya manusia menentukan takdir hidupnya sendiri.
(Sumber Gambar: https://id.pinterest.com/pin/507710557984299329/)
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Ia yang mengetahui Tuhan satu ada-Nya, telah mengenal Kebenaran sebagaimana adanya; Kendati Diri-Nya tak bernapas, Ia-lah yang...
-
KENAPA KEBIASAAN KE-8? Dunia sudah amat berubah sejak The 7 Habits of Highly Effective People diterbitkan pada tahun 1989. T...
-
Tiada pembanding yang dapat menyaingi-Nya, sungguh agung kemuliaan-Nya! ( Yajur 32.3) Nilai-nilai Luhur ...
-
GREGG BRADEN (Gambar: https://www.penguinrandomhouse.com/authors/2993/gregg-braden/) “Sains tidak sanggup memecahkan misteri alam terb...
-
Sumber: https://id.pinterest.com/pin/363384263696175738/ “Pengertian Tujuh Alam ini, sebelumnya sudah pernah kamu terima..., sekarang...
-
5. PEMUSATAN PERHATIAN DI ANTARA KEDUA ALIS, BIARKAN KESADARAN DI HADAPAN PIKIRAN. BIARKAN WUJUD (TUBUH) TERISI DENGAN SARI PATI NAP...
-
Kebenaran Hyang Tunggal itu disebut dengan berbagai sebutan oleh mereka yang mengetahiu-Nya (Rg 1.164.46) Belajar Ber...
.jpg)